sex party yuk

Gila bila cerita seks ini di situs ini,tapi bila kalian tahu semua kebiasaan yang aku lakukan saat ini sangatlah tidak manusiawi.Teman-teman sekalian jangan tiru apa yang aku lakukan ini,Mungkin semuanya ini aku lakukan karena aku ingin mendapatkan kepuasaan yang luar biasa.Tahukah apa kawan yang sebenarnya ada dibenak ku saat ini aku ingin sekali istriku (orang yang aku nikahi atas dsar cinta di gauli oleh pria selain aku),aku dinilai bagaimanapun terserah,inilah ungkapan jujut diriku,semoga teman-teman mengerti akan maksudku yang bejat ini.Suami yang seharusnya melindungi istrinya dan tidak boleh siapapun menjamah sedikitpun,tapi aku tidak aku justru ingin menjadikan kambing hitam istriku sebagai pelampiaasan nafsu orang lain.Cerita yang selengkapnya sebagai berikut,Aku adalah suami yang punya kreativitas sex yang berlebihan kadng aku sampek gilanya,Setiap ML dengan istriku menarik bibir vaginanya hingga dia mengeram dan mendesah begitu hebatnya,apa lagi lidahku sering kumasukkan dalam vaginanya sambil menjitalitnya , sering aku membayangkan istriku bercinta dengan banyak lelaki bersamaan dan aku menontonnya. Terkadang aku suka memancing mancing istriku, bagaimana kalau direalisasikan…Dia langsung cemberut dan marah marah….

Karena aku sering bicara tentang itu, lama lama dia merasa biasa saja bahkan menimpali dengan ide ide yang nggak kalah gilanya. Tapi aku tahu dia cuma iseng saja. Pernah pada saat kami cerita yang horny horny, dia usul kalo cowoknya dia yang pilih.” aku mau pa, tapi cowoknya aku yang pilih lho….pertama dia harus bersih dan aku nggak mau intercourse !” Padahal aku lebih suka kalo dia dilayani dengan pria berbatang besar. Lebih menggairahkan menurutku.

Karena aku sering bicara tentang sex keroyokan, dia nggak keberatan kalau aku pakai dildo macam macam untuk melayani dia. Dimulai dari dildo seukuran batangku sampai dildo raksasa. Dan sudah dapat diduga dia nggak bisa menikmati dildo yang besar. Apa memang wanita tidak suka batang besar ya…padahal .aku sangat bergairah kalo bercinta model begini. Dia juga mulai dapat menikmati dildo dildo tsb kecuali yang besar tadi, baru mau masuk, dia sudah protes, favoritnya adalah dildo imut yang bisa mebuat dia multiorgasme.

Akhirnya ML keroyokan ini terlaksana ketika dia ulang tahun. Aku menawarkan hadiah apa yang dia inginkan…Dia ingin coba dildo getar model lain…hmhmhm aku pikir ini kesempatan untuk nawarin pelayanan keroyokan tersebut. Aku bilang : “Ma ngomong ngomong, daripada kamu bingung cari dildo baru, kita cari aja dildo hidup….lebih enak…”

“Maksudnya apa sih pa?” istriku heran…

“Ya kita coba aja cari cowok yang bisa nyenengin kamu, model batangnya bisa kita cari yang macem macem …toh intinya sama dengan dildo yang kamu punya….” Kataku santai..

“Hmm mulai deh papa…nawarin yang aneh….kalo aku mau nanti awas kalo bingung sendiri…nggak boleh protes! katanya sengit..

“Lho nggak papa kok ma, kan nggak ada intercourse, dan lagi ini untuk memuaskan kamu, kita cari cowok yang bersih , yang ganteng deh….

Istriku tampak berpikir lama dan kali ini menjawab dengan suara yang bergetar. Tapi apa kamu nggak cemburu pa….Terus nggak papa aku diciumin cowok lain? .

Aku jawab : kalau dicium di bibir tentu aku keberatan dong, intercourse juga aku saja yang boleh, tugas mereka cuma foreplay saja….yang penting kamu merasa nikmat dan nyaman….”

“hmm, tapi aku takut kalo ketagihan , dan aku nggak mau dikasarin…dan… bagaimana papa yakin kalo nggak ada intercourse hayo…Kalo ternyata aku terangsang terus cowok itu juga , gimana jaganya supaya nggak intercourse” Ujar istriku.

“Hmmm..bener juga ya” Kataku pura pura bego. “Lah kamu sendiri kalo ada intercourse sama mereka mau nggak? Kalo aku sih nggak keberatan sih selama mereka pake kondom, trus mainnya gak kasar dan yang terpenting kamunya mau dan bisa menikmati…” Kataku perlahan sambil melihat perubahan roman mukanya yang terkejut.

“nggg…nggg….tapi sebenarnya kan rasanya sama kan pa? Tanyanya. “Tergantung… kalo ukuran berbeda ya tentu tidak sama, dan yang terpenting sensasinya…ML dengan satu batang dengan dua batang tentu berbeda, kamunya bisa nikmati nggak?”Ganti aku bertanya.

“hmmm…jadi aku nanti ML sama papa terus sama orang itu?dua orang?kalo tiga orang rasanya juga beda lagi? ..Bener papa nggak keberatan?Tanyanya ragu.

“Nggak papa ma…aku malah terangsang kalo kamu ML dengan mereka” Kataku dengan semangat.

“OK…”Suaranya tertahan sesaat seperti berpikir” Dan kalo kamu memang nggak keberatan…aku nggak mau kalo cuma satu orang ..nanggung….sekalian aja yang banyak…biar sekalian lain daripada yang lain…” bisiknya lirih.. Aku menjawab dengan semangat tinggi : Nggak papa ma…ketagihan pun nggak papa kok…. bagaimana …? aku carikan ya sayang…”

“Tapi pa…aku kan nggak mudah terangsang…dan lagi ..aduhhh aneh rasanya ML dengan orang lain…” katanya ragu ragu.

Sayang aku hanya dapat 2 gigolo,dan kuberi mereka pengarahan bagaimana nanti memuaskan istriku. Sengaja aku pilih ukuran batangnya berbeda beda., si Rudi yang katanya berbatang raksasa, sangat bangga dengan ukurannya. Jaminannya tidak ada wanita tidak puas dengan ukuran batangnya. Rata rata awalnya mereka takut, tetapi begitu masuk, mereka semua menjadi ganas…whhooo boleh juga sesumbarnya.

Kami menyewa villa, dengan makan malam yang romantis, sengaja Rudi dan Andy aku undang untuk datang belakangan., mereka datang dengan memakai jas rapi dan tampak bersih dan rapi. Aku tunjukkan kepada istriku bahwa mereka nanti akan melayani dirinya. Istriku rupanya grogi dan tampak tidak nyaman. “mmmm pa..gimana kalo kita batalkan saja acaranya…” bisiknya dengan suara gemetar. “Santai aja ma…ingat mereka akan melayani kamu dengan sebaik baiknya, mereka tidak akan memaksa, bahkan bersedia melakukan apa yang kamu perintahkan….dan mereka cakep cakep lho ma…”

“Iya sih memang cakep…tapi..aduh gemeter nehh…” Katanya dengan takut takut

Kamar tidur sudah aku siapkan dengan tempat tidur ukuran terbesar, tidak standar karena tempat tidur ini memang digunakan untuk hal hal khusus seperti ini. Rudi aku mintu menunggu diluar dan aku perintahkan Andy untuk masuk terlebih dahulu.. Andy memiliki tubuh paling atletis. Dengan sengaja dia membuka bajunya dengan tetap memakai CD yang sexy. Batangnya sih nggak terlalu besar, memang tugas dia hanya menjilat kaki , tangan dan punggung saja.

Akupun mulai menanggalkan bajuku…dengan perlahan aku buka gaun sexy istriku, meloloskannya jatuh ke lantai. “Pa…aku malu..badanku nggak bagus lagi….” bisiknya. “Jangan begitu ma, dimataku kamu adalah wanita paling sexy, dan kamu tahu apa kata mereka ketika melihat fotomu…Wow..istri om masih cantik sekali…

Jadi?jangan ragu sayang….” bisikku juga sambil mulai mencium leher dan bibirnya. Aku tuntun dia menuju tempat tidur. Sementara Andi tersenyum mulai mendekati istriku dari belakang dengan mencium punggung dan pinggangnya, sedang aku mulai menjilat lembut puting susunya yang bergetar.

Badan istriku yang ramping mulus dengan buah dadanya tidak terlalu besar, tetapi padat berisi, yang paling menggairahkan adalah putingnya yang merah muda dan kedua bongkahan pantatnya yang terlihat mulus menggairahkan serta gundukan kecil yang membukit yang ditutupi oleh rambut-rambut halus yang terletak diantara kedua paha atasnya terbuka dengan jelas.

Kemudian kutarik istriku berdiri, dengan Andi tetap di belakangnya, kedua tangan Andi mulai menjelajahi seluruh lekuk dan ngarai istriku itu. Aku sempat melihat ekspresi wajah istriku, yang dengan matanya yang setengah terpejam dan dahinya agak berkerut seakan-akan sedang menahan suatu kenikmatan yang melanda seluruh tubuhnya dengan mulutnya yang mungil setengah terbuka, menunjukan dirinya menikmati benar permainan dari Andi terhadap badannya itu, apalagi ketika jemari Andi berada di semak-semak kewanitaannya, sementara tangan lain Andi meremas-remas puting susunya, terlihat seluruh badan istriku yang bersandar lemas pada badan Andi, bergetar dengan hebat. Aku tahu dia gemetar karena perasaannya masih belum bisa menerima, tetapi juga ada perasaan ingin..

Rudi aku minta segera masuk, dengan hanya memakai celana dalam saja. Rudi memiliki batang paling besar, aku sendiri belum melihatnya. Aku hanya minta dia bersiap siap saja andaikata istriku minta coitus. Dan Aku tekankan kepadanya untuk memakai kondom, jangan sekali kali menyentuh istriku tanpa kondom..

Aku rebahkan istriku ke tempat tidur lagi, tetapi kali ini agak diujung agar Rudi mudah menciumi bibir bawahnya. Sementara aku masih menciumi lembut bibir istriku, dan Andi masih merangsang istriku dengan mengigit gigit ujung payudaranya. Tampaknya istriku risih ketika Andi menjilat ujung putingnya yang merah muda itu tapi dia membiarkannya, mungkin dia merasakan sensasi yang hebat.”ah papa…geli …sshh…aaahh geli…malu pa..” Tenang sayang…enakkan….Tampaknya dia menikmati sekali ketika putingnya digigit dan dijilati dua laki laki.

[IMG]
Istriku kini telentang di tempat tidur dengan kedua kakinya terlihat menjulur di lantai dan pantatnya terletak pada tepi tempat tidur, sehingga dia tidak bisa melihat dengan jelas bagian bawah tubuhnya yang sedang menjadi sasaran jilatan Rudi. Rudi mengambil posisi berjongkok di lantai diantara kedua paha istriku yang telah terbuka lebar. Rudi memang hebat, lidahnya panjang dan kasar sehingga dengan cepat istriku mengelepar. Aaaahh geli pa…geli…jangan dicium yang bawah…geli…ahhssh…kok enak ya pa…aneh ya pa…aku kok cepet terangsang sekali sekarang…ahhh..pa..padahal Cuma diciumin.”

Aku minta Rudi geser sedikit, dan segera aku arahkan batangku ke bibirnya. Aku tidak mau langsung karena istriku tidak suka kasar, dan aku gesek gesekkan dan sedikit memasukkannya pelan pelan..dan aku gerakkan pelan pelan., lalu aku cabut lagi…dengan terpejam istriku berbisk ke dekat telingaku, “pa …apa aku boleh raba dada bidang mereka?shhsshh…boleh ya pa…”Rupanya istriku penasaran.

Dengan tangannya yang gemetar dia menyentuh dada andi dan rudi. Aku tahu sebenarnya dia ingin menyentuh yang lain lebih jauh, tapi masih malu atau sungkan denganku.

Rudi rupanya lebih kreatif dengan melepas cel damnya. Ups! rupanya dia tidak ngecap, dengan diameter 6cm dan panjang hampir 25cm, warna topinya merah muda, sangat besar juga untuk ukuran orang indonesia. Tampaknya meskipun cuma sebesar itu tidak mungkinlah bisa masuk ke vagina istriku, karena istriku mungil dengan tinggi Cuma 150 cm . Aku kuatir nanti istriku merasa seperti diperkosa.

Sementara aku masih memompa dengan lembut, tangan istriku mulai turun keselangkangan Rudi dan terkejut ketika menyentuh batangnya. “Pa! besar sekali punyanya… aduuuhhh nanti jangan dipaksa masuk cepat cepat ya….please…aku ngeri..kok jauh lebih besar dari punyamu pa…aduh…”

Aku lepaskan batangku dan Rudi kembali melumat vagina istriku…Rudi pengalaman sekali, sehingga mudah menemukan titik rangsang istriku. Dan benar saja tubuh istriku bergetar hebat….dan kembali dia merintih “aduhh pa gila…gilaaaa….enak sekali….sekarang masukkan massukkan lagi shhhh….sambil mencari cari batangku…”Rintihnya “Yang mana yang dimasukkan honey?hmm punya Rudi?Godaku.” Aduh papa gitu deh….papa dulu lagi please….Rintihnya.

Sementara Andi masih dengan setia menjilati payudara istriku yang menegang hebat….Aku masih menciumi bibirnya, sengaja aku tidak mau melepas bibirnya agar dia tidak malu dengan 2 anak muda ini.

“gimana ma kalo Rudi aja yang masuk….nggak papa kok…Kapan lagi kamu merasakan yang besar…nggak akan sakit karena rudi tahu cara masuknya”Bisikku..” Aku malu pa…malu…ssshhh… bener nggak papa? …nggak nyesel? …ssshhhh…bener? ..aaahhh…gila enaaak banget…” Aku bisikkan lagi “nggak papa sayang, nanti kalo sakit ya nggak usah dipaksa…pokoknya kamu nikmati aja….” Lalu aku kode Rudi untuk bersiap siap….Jujur saja aku sebenarnya gemetaran ketika rudi mulai menyiapkan batangnya. Rasanya nggak terima batangnya yang besar menghangatkan vagina istriku. tapi disisi lain aku ingin melihat istriku bercinta dengan laki laki lain…Dari awal aku selau mengingatkan mereka untuk tidak kasar dan memaksa coitus kalau tiba tiba istriku tidak mau. Dan sekarang mereka sudah bersiap sipa untuk coitus, rasanya aku tidak mampu menghentikannya. Rasa ingin tahuku lebih besar dari rasa cemburuku….

Terlihat Rudi memegang penis raksasanya itu, serta mulai di usap-usapkan dengan lembut di belahan bibir kemaluan istriku yang sudah sedikit terbuka, Ujung kemaluannya yang kasar menggosok gosok klitoris istriku, Aduhhh cemburuku luar biasa.! Sengaja Rudi menggosoknya cukup lama agar istriku bisa melihat kemaluannya yang besar. Dan memang benar istriku dengan mata yang terbelalak melihat ke arah senjata Rudi yang dahsyat itu, sedang menempel pada bibir vaginanya. Kedua tangan isteriku kelihatan mencoba menahan badan Rudi dan badan istriku terlihat agak melengkung, tampaknya dia kawatir kalau kesakitan…. pantatnya dicoba ditarik ke atas untuk mengurangi tekanan penis raksasa Rudi pada bibir vaginanya, akan tetapi dengan tangan kanannya tetap menahan pantat istriku dan tangan kirinya tetap menuntun penisnya agar tetap berada pada bibir kemaluan istriku sambil mencium telinga kirinya, terdengar Rudi berkata perlahan, “Tante…, saya gosok gosok dulu yaa…biar enak….ok?hmm bagaimana..enak ya….maaf yaa…, kalo masuk sekarang…, boleh ya?”, terlihat kepala istriku hanya menggeleng-geleng kekiri kekanan saja, entah apa yang mau dikatakannya, dengan pandangannya yang sayu menatap ke arah kemaluannya yang sedang didesak oleh penis raksasa Rudi itu dan mulutnya terkatup rapat seakan-akan menahan debaran jantungnya.” Bisiknya : “Pa… punya rudi jangan masuk dulu ya…aduh jangan ya… paaa …ssshhh….terlalu besar…aduh..besaaar sekaliii….ngeri…” Aku ciumi bibirnya “Nikmati aja sayang nikmati aja….tadi kan punyaku sudah masukk…jadi udah nggak terlalu sakit kan…”

Rudi tanpa menunggu lebih lama lagi, segera menekan penisnya ke dalam lubang vagina istriku yang telah basah itu, biarpun kedua tangan istriku tetap mencoba menahan tekanan badan Rudi…..Aku bisikkan lagi ke telingannya…” jangan tegang ma..santai aja….biarkan masuk…biarkan masuk .” Mungkin, entah karena tusukan penis Rudi yang mendesak desak atau karena ukuran penisnya yang sangat besar, langsung saja istriku berteriak merintih rintih , “aahh.. , ssshh ya pelan-pelan begitu aja ya… .pelan pelan sekali yaaaa…. aahh.”, terdengar rintihan dari mulutnya dengan wajah yang agak menegang mungkin juga menahan rasa kesakitan. Kedua kaki istriku yang mengangkang itu terlihat gemetar.
[IMG]
Kepala penis Rudi yang besar itu telah terbenam sebagian di dalam vagina istriku, kedua bibir kemaluannya menjepit dengan erat kepala penis Rudi, sehingga belahan kemaluan istriku terlihat terkuak membungkus dengan ketat kepala penis Rudi itu. Gila menggairahkan sekali! Aku dekati kemaluan isteriku dan kucoba merangsang klitorisnya dengan jariku. Kulihat kedua bibir kemaluan istriku tertekan masuk begitu juga clitoris istriku turut tertarik ke dalam akibat besarnya batang Rudi. “Bagaimana sayang…lebih enakkan sekarang? ….nikmati aja…bisikku dekat telinganya…Istriku mulai tersenyum. malu “hhh..paa… mulai agak enak pa…aduh mulai enak….enak pa… enak paaaa…nggak papa niiih pa…kalo besaar ternyata enaak ya pa…aadduh….nanti kalo akuu ketagihan gimanaa pa..aaduhhh….”Istriku mulai merintih dan meracau…padahal batang Rudi baru keluar masuk sebagian saja.

Rudi menghentikan tekanan dan kocokan penisnya, sambil mulutnya mengguman, “Maaf…, tante…, kalo saya kurang lembut. .., maaf yaa…, tante!”.

“aagghh…, nggaaaak kok…udah mulai agaaak enak…tapi…jangan teerrlalu diiipaksakan. .., yaahh..masukkan pelan pelan lagi yaaa… agak dalam yaa.aahh., istriku mencoba menjawab dengan badannya terus menggeliat-geliat, sambil merangkulkan kedua tangannya di punggung Rudi.

“Tante.., saya mau masukkan lagi…, yaa…, dan tolong katakan yaa…, kalau tante masih merasa sakit”, sahut Rudi dan tanpa menunggu jawaban istriku, segera saja Rudi melanjutkan tekanan penisnya ke dalam lubang vagina istriku yang terhenti itu, tetapi kali ini kocokannya dilakukannya dengan lebih cepat.

Secara lembut tapi pasti, penis raksasa itu menguak dan menerobos masuk ke dalam sarangnya. Ketika penis Rudi telah terbenam hampir setengah di dalam lubang vagina istriku, terlihat dia telah pasrah saja dan sekarang kedua tangannya tidak lagi menahan badan Rudi, akan tetapi sekarang kedua tangannya mencengkeram dengan kuat pada tepi tempat tidur. Rudi menekan lebih dalam lagi, kembali terlihat wajah istriku meringis menahan sakit dan nikmat, kedua pahanya terlihat menggeletar, tetapi karena istrikutidak mengeluh maka Rudi meneruskan saja tusukan penisnya dan tiba-tiba saja, “aahh”, Rudi melenguh sambil menekan seluruh berat badannya dan pantatnya menghentak dengan kuat sehingga membuat tempat tidur tersebut bergoyang dengan keras.

Pada saat yang bersamaan terdengar keluhan panjang dari mulut istriku, “Aduuh paaa……..aahh…..”, sambil kedua tangannya mencengkeram tepi tempat tidur dengan kuat dan badannya melengkung ke depan serta kedua kakinya terangkat ke atas menahan tekanan penis Rudi di dalam kemaluannya. Rudi mendiamkan penisnya terbenam di dalam lubang vagina istriku sejenak, agar tidak menambah sakit istriku sambil bertanya lagi, “Tante.., sakit…, yaa? Tahan dikit yaa, saya goyang pelan pelan kok ..sebentar lagi akan terasa nikmat …dijamin deh …!”, bisiknya ditelinga istriku. Istriku dengan mata terpejam hanya menggelengkan kepalanya sedikit seraya mendesah panjang, “aagghh.. ., paaa…sudah pa….aduhh… sudahhh please…sakit….sakit….terlalu besaaar…aah”, Kulihat air mata mulai menetes di sudut matanya. Cepat cepat lalu Rudi menciumi payudara istriku dengan ganas. Terlihat pantat Rudi bergerak dengan cepat naik turun, sambil badannya mendekap tubuh mungil istriku dalam pelukannya. Semakin lama semakin cepat….terkadang batangnya dikeluarkan dari vagina istriku, kemudian dihunjamkannya lagi. Membuat istriku melenguh dan merintih berkepanjangan.

Tak selang lama kemudian terlihat badan istriku bergetar dengan hebat dari mulutnya terdengar keluhan panjang, “Aaduuh… , oooohh…, ssshh.. ., sshh paa! Aku..ahhh..aku…ahhh….aku..akh…sshhh…oohhh” , kedua kaki istriku bergetar dengan hebat, melingkar dengan ketat pada pantat Rudi, dengan mata yang membeliak dan tubuh menghentak hentak istriku mengalami orgasme yang hebat dan berkepanjangan. Selang sesaat badan istriku terkulai lemas dengan kedua kakinya tetap melingkar pada pantat Rudi. Dengan tersenyum Rudi tetap melakukan goyangan goyangan memutar dengan lembut , kali ini dia tidak menekan, karena dia tahu kalo si wanita orgasme, si cowok harus mengikuti gerakan pinggul wanita tersebut .aah, suatu pemandangan yang sangat erotis sekali.

Kemudian Rudi mulai melepaskan dirinya dan bergeser ke samping, dia memberi kesempatan kepadaku untuk mendekati istriku.

[IMG]
, “bagaimana sayang…enakkan batangnya Rudi? Sakiittt? ..hmmm bisikku lagi.

Dengan memukul mukul dada bidangku, istriku berbisik malu malu tapi dengan nada protes : “Kenapa nggak bilang bilang paaa…kalo enaknya luar biasa seperti ini…nikmat banget sayang…

.bisa orgasme paa… nikmat…betul kata papa, kalo besar enak ya… enak sekali…..sekarang pengen sama punya papa ya…, kasihan kan papa belum keluar…”Pipinya bersemu merah, malu…

Aku benar benar terangsang hebat melihat pemandangan tadi, dengan segera aku masukkan batangku ke vaginanya yang super basah itu…ya ampun gara gara batang rudi yang besar tadi batangku masuk tanpa gesekan lagi. “aaahh hunjamkan pa hunjamkan pa…sshhh” Istriku memang bisa multi orgasme, dan malam ini aku benar benar ingin membuatnya puas dengan orgasme tidak terbatas. : Nggak terasa ya ma…? bisikku.” Terasa kok pa…terasa…memang kurraaang. tapiii nikmaat “. Maka dengan sedikit tenaga kuserudukkan saja rudalku itu menerobos liang vaginanya. “Aaghh”, mata istriku terpejam, sementara bibirnya digigit. Tapi ekspresi yang terpancar adalah ekspresi kepuasan. Aku mulai mendorong-dorongkan penisku dengan gerakan keluar masuk di liang vaginanya. Diiringi erangan dan desahan istriku setiap aku menyodokkan penisku, melihat itu aku semakin bersemangat dan makin kupercepat gerakan itu. Bisa kurasakan bahwa liang kemaluannya semakin licin oleh pelumas vaginanya.

“Ahh…, ahh”, istriku makin keras teriakannya.

“Ayo paaa…, terus”.

“Enakkk…, eeemm…, mm!”.

Tubuhnya sekali lagi mengejang, diiringi leguhan panjang, “Uuhh…hh…” “ma aku keluar ya yaah”, aku perlu bertanya pada dia

“keluarkan paaa ,keluarkan….mm sshh…”

Dengan satu sodokan keras, aku dorong pinggulku kuat-kuat, sambil kedua tanganku memeluk badan istriku dengan erat dan penisku terbenam seluruhnya di dalam lubang kemaluannya dan saat bersamaan cairan spermaku menyembur keluar dengan deras di dalam lubang vagina istriku. Badanku tehentak-hentak merasakan kenikmatan orgasme di atas badan istriku, sementara cairan hangat maniku masih terus memenuhi rongga vagina istriku, tiba-tiba badan nya bergetar dengan hebat dan kedua pahanya menjepit dengan kuat pinggulku diikuti keluhan panjang keluar dari mulutnya, “…aagghh…aahhh …!”, saat bersamaan istriku kembali mengalami orgasmenya dengan dahsyat kali ini yang kedua. Gila …luar biasa enak dan menggairahkan sekali

Dengan terenyum Rudi kembali mendekati istriku,” gimana tante kalo saya puaskan lagi….Istriku terperanjat “Lho…lagi …aku kan sudah orgasme dua kali pa…” tanyanya sambil memandang bimbang kepadaku . “Lho ma…kalo lagi kan kamu bisa berkali kali orgasmenya” Kataku.

” Tapi…tapi… mmm.. oklah kita coba lagi…tapi kali ini agak cepat ya…kalo pelan kurang rasanya” Bisiknya…

Istriku kembali melirik padaku sambil menggigit bibir bawahnya…aku tahu dia masih ingin tapi malu kepadaku…matanya nanar memandang penis Rudi yang masih berdiri tegak itu..Tanpa menunggu jawabannya aku minta Rudi segera memasang kondomnya. Kali ini aku ingin three some…dan Rudi mulai mendekatkan penis raksasanya ke vagina istriku lagi.

Kini aku akan menyaksikan bagaimana Rudi mempermainkan tubuh mungil istriku, Tante..bagaimana kalo kali ini saya agak kasar tapi tetap nikmat kok…dijamin dehhh..”

Istriku hanya mengangguk, mungkin dia juga ingin merasakan bagaimana bercinta dengan sedikit kasar..

“pa..gimana paaa…nggak papa…? Nanti ..nggak seret lagi lho… “tanyanya dengan suara yang bergetar …” kan aku sudah bilang honey..nikmati aja.”

Dengan memegang pinggang istriku, Rudi langsung memasukkan penisnya dalam dalam….Dan istriku sama sekali tidak menolak…Gerakan Rudi terlihat mulai sangat kasar, hilang sudah lemah lembut yang pernah dia perlihatkan. Mulai saat ini Rudi mengerjai istriku dengan agak brutal dan kasar. Istriku benar-benar dipergunakan sebagai objek seks-nya. Dia ganjal pantat istriku dengan bantal 2 tumpuk sehingga lubang vaginanya yang lebih tinggi tampak merekah dengan lelehan sperma milikku. Batangnyanya benar benar dihunjamkan dengan hentakan hentakan kasar dan gila…. luar biasa cepat.. Aku sangat takut kalau-kalau Rudi menyakitinya, tetapi dilihat dari ekspressi muka dan gerakan istriku ternyata tidak terlihat tanda-tanda penolakan dari pihak istriku atas apa yang dilakukan oleh Rudi terhadapnya. Bahkan tangannya mencengkeram erat pantat Rudi seakan takut kalo Rudi menghentikan hentakan gilanya.. Luar biasa…pemandangan ini sungguh menggairahkan. Aku benar benar terangsang hebat

Aku bisikkan kepadanya…honey kita threesome ya….dengan segera aku arahkan batang ku kemulutnya untuk di kulum. Aaahhh nikmat sekali….Kami merubah posisi doggy style dengan Rudi tetap dibelakang dan batangku tetap dimulut istriku…

Aku berbisik lagi mengusulkan bagaimana kalau Andi bergantian dengan Rudi memasukkan batangnya dari belakang…biar nggak jadi obat nyamuk.

“Aduh pa…malu paa…aaaahh tapi iya paaa… nggak papa…nikmat kok…pelan pelan yaa” Dan bertiga batang kami bergiliran masuk ke vaginanya….Bahkan kami mencoba memasukkan berurutan. Andi bagian pertama, aku kedua dan Rudi ketiga. Istriku memandangku dengan sayu tapi bibirnya sedikit tersenyum karena merasa nikmat sekali melihat tingkah kami yang bergantian menggilirnya dengan cepat. Aaahh…aaahh lebih cepat…lebihh cepat…gantian…gantiannnn…yang besar,….yang besar..aaahh….kurang cepat pa…kurang cepat..”

Tampaknya dia sudah tidak terlalu malu lagi…

“Tante , rudi ingin memberi sensasi lain neehh mau ya….” Istriku memandangku lagi masih meminta pertimbangan. Aku kedipkan mataku…its ok.. honey…

[IMG]
Dengan segera Rudi menggendong istriku. Istriku terlihat seperti anak kecil dalam gendongan Rudi. Kaki istriku terlihat merangkul pinggang Rudi, sedangkan berat badannya disanggah oleh penis Rudi.

Rudi berusaha memompa sambil berdiri dan sekaligus berusaha mencium istriku yang segera aku ingatkan untuk tidak melakukan itu.

Pantat istriku terlihat merekah dan tiba-tiba Rudi memasukkan jarinya ke lubang pantat istriku. “Ohh! Jangan…”. Mendapat serangan yang demikian serunya dari Rudi, badan istriku terlihat menggeliat-geliat dalam gendongan Rudi. Suatu pemandangan yang sangat seksi. “jangan kuatir tante…nikmati aja…”

Ketika Rudi merasa capai, istriku diturunkan dan Rudi duduk pada sofa. istriku diangkat dan didudukan pada pangkuannya dengan kedua kaki istriku terkangkang di samping paha Rudi dan Rudi memasukkan penisnya ke dalam lubang kemaluan istriku dari bawah… aku bisa melihat penis raksasa Rudi memaksa masuk ke dalam lubang kemaluan istriku yang kecil dan ketat itu. Vaginanya menjadi sangat lebar dan penis Rudi menyentuh paha istriku. Kedua tangan Rudi memegang pinggang istriku dan membantu istriku memompa penisnya secara teratur, setiap kali penis Rudi masuk, terlihat vaginanya ikut masuk ke dalam dan Ketika penisnya keluar, terlihat vaginanya mengembang dan menjepit penis Rudi. Mereka melakukan posisi ini cukup lama. Sementara istriku mengerang dengan hebat …dan berbisik..”.nikmat pa…nikmat…sekali…ssshhh…aduh…nikmat….”

Kemudian Rudi mendorong istriku tertelungkup pada sofa dengan pantat istriku agak menungging ke atas dan kedua lututnya bertumpu di lantai. Rudi kembali akan bermain doggy style. Ini sebenarnya adalah posisi yang paling aku sukai. Dari belakang pinggul istriku, Rudi menempatkan penisnya diantara belahannya dan mendorong penisnya masuk ke dalam lubang vagina istriku dari belakang dengan sangat keras dan dalam, semua penisnya amblas ke dalam vagina istriku. Jari jempol tangan kiri Rudi dimasukkan ke dalam lubang pantat. istriku setengah berteriak, “aagghh!”, badannya meliuk-liuk mendapat serangan Rudi yang dahsyat itu. Badan istriku dicoba ditarik ke depan, tapi Rudi tidak mau melepaskan, penisnya tetap bersarang dalam lubang kemaluan istriku dan mengikuti arah badan istriku bergerak.

Istriku benar-benar dalam keadaan yang sangat nikmat, desahan sudah berubah menjadi erangan dan erangan sudah berubah menjadi teriakan, “oohhm. .., aaduhh pa…nikmaatt”. Rudi mencapai payudara istriku dan mulai meremas-remasnya. Tak lama kemudian badan istriku bergetar lagi, kedua tangannya mencengkeram dengan kuat pada sofa, dari mulutnya terdengar, “Aahh…paa, aahh…pa… kok nikmat paaa, sshh…, ssshh!”. istriku mencapai orgasme lagi yang ke empat kalinya, saat bersamaan Rudi mendorong habis pantatnya sehingga pinggulnya menempel ketat pada bongkahan pantat istriku, penisnya terbenam seluruhnya ke dalam kemaluan istriku dari belakang. Sementara badan istriku bergetar-getar dalam orgasmenya, Rudi sambil tetap menekan rapat-rapat penisnya ke dalam lubang kemaluan istriku, pinggulnya membuat gerakan-gerakan memutar sehingga penisnya yang berada di dalam lubang vagina istriku ikut berputar-putar mengebor liang vagina istriku sampai ke sudut-sudutnya.

Gerakan pantat Rudi bertambah cepat dan ganas memompa dan terlihat penisnya yang besar itu dengan cepat keluar masuk di dalam lubang vagina istriku, tiba-tiba, “Oohh… , oohh!”, dengan erangan yang cukup keras dan diikuti oleh badannya yang terlonjak-lonjak, Rudi menekan habis pantatnya dalam-dalam, menekan pinggul istriku ke sofa, sehingga penisnya terbenam habis ke dalam lubang kemaluan istriku, pantat Rudi terkedut-kedut sementara penisnya menyemprotkan spermanya di kondom di dalam vagina istriku, sambil kedua tangannya mendekap badan istriku erat-erat. Dari mulut istriku terdengar suara keluhan, “Sssh…, sshh…, hhmm…., hhmm!”, merasakan semprotan tertahan di dalam liang vaginanya. Sebenarnya ini tidak ada didalam kontrak bahwa Rudi boleh ejakulasi diadalam tubuh istriku. Tetapi pemandangan menggairahkan ini membuatku tidak kuasa memprotesnya. “Aduh maaf om..aku keluarkan di dalam…habis tante sexy banget….istri om cantik sekali…cantik sekali…

Setelah berpelukan dengan erat selama beberapa detik, Rudi kemudian merebahkan diri di atas badan istriku yang tergeletak di sofa, tanpa melepaskan penisnya dari vagina istriku..

Aku datangi tubuh mereka berdua yang masih menyatu…” bagaimana honey nikmat ya….”

“aduh paa. bikin malu aja…memang nikmat kok pa…terima kasih ya sayang…aku puas sekali malam ini..”

Rudi segera mencabut batangnya tetapi segera dilarang oleh istriku “biarkan didalam Rud…masih enak..jangan dicabut dong… selain itu juga malah sakit kalo dikeluarin.

Ma ini baru namanya four some lho…cuma Andy ikut nggak terlalu lama,

Dengan berbisik lembut istriku berkata :p aa nggak papa ya…. kalo lain kali kita BCT ( ini istilah kami untuk bercinta) seperti ini lagi….ternyata batang besar Rudi memang enak…tapi besok besok pake 2 batang besar nggak papa ya…aku pengen yang lebih lama lagi….”istriku merengek

OK honey besok pagi biar Rudi memanggil teman temannya….”

Rudi &Andy aku suruh pulang karena tugas mereka sudah selesai sambil mengingatkan kalo jam 10 pagi Rudi datang lagi sambil membawa 2 orang temannya. Dua hari ini aku akan memuaskan istriku…

“Saya ada 2 teman yang memang agak kecilan dibanding punya saya, tapi mereka lebih ahli dari Andi. Bagaimana om bisa saya ajak mereka?” Tanya Rudi. “OK lah tapi mereka tetap harus memakai kondom kalo bercinta dengan istriku “Syaratku.” Nggak masalah om, Cuma efeknya mereka akan bermain lebih lama”

Pagi pagi aku ajak istriku mandi, kali ini dia bener bener jadi ratu , aku gosok tubuhnya dengan lembut…aku ciumi bibir dan payudaranya di dalam bath-up. “Paaa..? Apa papa nggak nyesel….aku malu banget lho….”tanyanya” Ayolah ma jangan begitu…ini kan ulang tahunmu…aku undang mereka jam 10 pagi ini lagi bagaimana ….?”

“hhhm kok lagi siiihh…” Wajahnya kemerahan menahan malu. Lho kan enak kan sayang..Bisikku. “tapi batang mereka besar…kalo sering sering .kan bisa nggak rapet lagi .paaaa.nanti kalo kamu nggak terasa jangan nyesel lho ya….”

Lhhho kamu apa lupa kalo bisa mencengkeram….Coba nanti terapkan ke Rudi…pasti dia nggak bakalan tahan lama…”

“Hmm. nggak papa pa aku cengkeram punya mereka? …sambil matanya berkedip kedip.

“Lho nggak papa kalo kamu merasa enak…”bisikku lagi

.” iya sihhh…enak …enak sekali malah…”Katanya meringis malu sambil menggelendot manja…

“Sebenarnya aku paling senang kalo mereka bisa bergantian cepat masuknya…gimana gitu rasanya…kelihatan sexy banget..tapi harus gantian yang besar dan yang kecil….lebih enak…sangat enak tepatnya…aahh jadi malu pa….”sambil menutup kedua wajahnya dengan handuk.

Selesai mandi aku minta istriku memakai lingerie merah sexynya dengan stocking hitam menerawang….hm istriku memang sangat matang dan sexy meski usianya 32 tahun…

Tak berapa lama Rudi datang bersama 2 rekannya, Max…, Charles..mereka memperkenalkan diri.

“Bagaimana sayang..bisa kita mulai?sambil kucium lembut bibir istriku…”mmpphhh tapi mereka nggak boleh kasar kasar yaaa….” katanya…

Max diikuti Rudi segera mengambil inisiatif melepas bajunya,,tampaknya mata istriku kagum melihat batang batang mereka, nafasnya mulai memburu…” aku gemetaran pa….aduhh”

Dengan berjongkok diantara kedua kaki istriku, max mulai menciumi dan menjilat bulu bulu halus vagina istriku, sementara Rudi mencium pantat istriku dari belakang.” Aargh pa..aku nggak kuat kalo berdiri….nikmatt…istriku mengerang pelan. Paha istriku bergetar lembut ketika lidah max menjilati bukit mungil berbulu itu. Terengah engah istriku meremas rambut kepala max dengan satu tangan, perlahan menekan, memaksa pria itu menjelajahi seluruh permukaan vaginanya dan menjerit kecil ketika klitorisnya tersentuh lidah kasar Max. Max terlihat sibuk menjilati bagian kecil yang menonjol itu, menekan nekan dengan lidahnya dengan sesekali digigitnya, mendenguskan nafas hangat kedalam liang panas membara tersebut. Istriku kembali menjerit tertahan..: ssshh aahh !!! Sementara tangan satu menekan kepala Rudi untuk lebih dalam menciumi belahan pantatnya. Aku masih bermain lidah dengan istriku serta membelai lembut rambutnya. Charles mulai mendekati payudara istriku dan meloloskan tali lingerie dari tangan kiri istriku. Dengan lembut mulai menggetarkan ujung payudara istriku. Dengan cepat istriku menggelegak panas, nafasnya mulai memburu..Luar biasa ..! istriku berdiri dengan 2 laki laki berjongkok di sela sela pahanya, ditambah satu lagi menjilat jilat putingnya, permainan ber empat ini benar benar merangsangku…

[IMG]
Kembali aku rebahkan istriku di tempat tidur. Sambil berbisik aku tanyakan” Gimana ma kalo Max mulai masuk….nggak papa ya….? Istriku mengangguk lemah sambil masih memejamkan matanya…” Paa aku berdenyut denyut neeh “bisiknya

Max mulai melepas CD nya dan…ya ampun..batangnya ternyata tidak lebih kecil dari milik Rudi…kali ini malah melengkung keatas. Istriku masih menggeliat mengeliat menahan geli diatas sprei satin pink dengan mata terpejam karena Charles masih sibuk menjilati payudara dan perut istriku…

Perlahan Max membuka lebar paha istriku dan sedikit mengangkatnya, menempatkan dirinya diantaranya dan mulai mendekatkan batang kerasnya ke kemaluan istriku, aku ingatkan dia untuk mengenakan kondomnya.

Istriku segera meraih dan menuntunnya ke lubang kewanitaannya “aahh besar sekali pa…”Dengan cepat kelakiannya yang menegang segera melesak kedalam tubuh istriku. Max segera melakukan pekerjaannya dengan baik, mendorong, menarik kejantanannya dengan cepat. Gerakannya cukup ganas mengimbangi isriku seperti hendak meluluh lantakkan tubuh putih istriku yang menggeliat kegelian itu.

Aaahhh paaa nikmatt…arghh…teruuss.” Tak kenal ampun batang Max menghunjam berkali kali menerobos masuk deep inside. Istriku menjerit jerit nikmat menyuruh Max lebih keras lagi bergerak. Max mengerahkan tenaganya untuk memenuhi permintaan istriku. Otot otot bahu dan lengannya kelihatan menegang dan berkilat kilat karena keringat, pinggangnya bergerak cepat dan kuat bagai piston lokomotif . Suara berkecipak terdengar setiap kali tubuhnya menekan dalam vagina istriku, ramai sekali. Aaah papaa ahh ssh aahh pa..enak paa….

Wajah Max mulai memerah, aku tahu dia akan ejakulasi, aku ingatkan dia untuk tidak mengeluarkan di dalam. Dengan segera Charles menggantikan posisinya, untung batang Charles berukuran sama dengan milik Max, “Ceepat masukkan…cepaattt, “istriku merintih minta agar batang Charles segera masuk. Dengan goyangan lebih cepat, batangnya menghunjam keras ke vagina istriku. Karena tenaganya belum terpakai maka hentakan pinggang Charles bergerak cepat luar biasa, mengeluarkan kecipak lebih ramai.

Paaa enak paa…ahh,” istriku mulai orgasme

Aku lihat bibir vagina istriku memerah keluar masuk karena besarnya batang batang anak muda ini. Ketika wajah Charles mulai bersemu merah dengan cepat Max kembali menggantikan. Dengan tenaga barunya, Max kembali memasukkan kejantanannya ke dalam vagina istriku sambil berbisik kepadaku “Om ..istri om hebat sekali, belum pernah saya dan Charles melayani wanita yang kuat seperti istri om….Biasanya mereka sudah orgasme dulu sebelum kami ejakulasi…Tapi istri om ini luar biasa….Dan maaf.. vaginanya bisa meremas…membuat kami nggak bisa lama lama…oohh oohh maaf..maaf… saya keluar…Tante…aduh tante…maaf …nikmat sekali….” Max rupanya ejakulasi, aku pelototi dia karena mengeluarkan didalam. Enak aja…!Dengan muka bersalah Max mencabut perlahan batangnya. Dengan cepat Charles giliran memasukkan batangnya agar tidak ada jeda. Jeda ini akan membuat mood istriku turun..

Aku masih sibuk mencium bibir istriku agar dia tidak bisa melihat jelas wajah kedua gigolo itu,, bahaya dong…bisa bisa nanti dia bercinta denganku tapi membayangkan Max dan Charles. Aku bisikkan ketelinganya….” enak ma…nikmat ya… apa kamu nggak pengen mengoral batangnya Rudi?”tanyaku

Boleh pa…gak papa? Kepingin juga siihh…kalo besar rasanyaaa gimana yahhh….nggak papa pa? ..tapi pakai kondom lho ya…aahh..aahh” Jerit istriku ketika max terlalu dalam menghunjamkan batangnya. Rupanya anak muda ini keenakan..sontoloyo…” maaf om…enak sekali…istri om luarbiasa aahh…luar biasa ..aaahh “Erang Charles.

Aku kasih kode Rudi untuk memasang kondom rasa buahnya. Bagaimanapun aku nggak mau istriku mengoral batang orang lain tanpa kondom. Perlahan dia dekatkan batang raksasa ke mulut istriku. Dengan ragu ragu istriku memandangku… “Go a head..” kataku. Dengan perlahan mulut mungilnya melahap batang itu. “mphh….mmph…aahh” istriku mengambil nafas…” Besar sekali pa….nggak cukup….Dengan perlahan tangan Rudi kembali memegang kepala istriku dan mulai menekan ke arah batangnya.

Mphhh….mph….mphh.. Mata Rudi terbeliak keatas…Kurang ajar…keenakan juga anak ini….Gerakan istriku bertambah cepat, tangan kecilnya giat mengocok batang raksasa itu.

“om..Om…Charles boleh masuk dari belakang? Pasti istri om keenakan deh….” Tanpa menunggu persetujuanku. Charles mulai menghunjamkan batangnya ke vagina istriku dengan gaya doggy stylenya.

Wow luar biasa…meliihat istriku digilir habis habisan oleh 2 anak muda ini…benar benar menggairahkan.

Rupanya Rudi tidak bisa menahan kenikmatannya…dengan cepat dia mengerang, ejakulasi didalam mulut istriku….Untung dia memakai kondom…Eh Wajah Charlespun dengan cepat bersemu merah..” aahh…ohh….Kali ini dia juga ejakulasi….Aduh tante…nikmat nikmat…aahh…tante hebat sekali…ahh menggigit sekali …aahh “Istriku semakin liar dan ganas, mengelepar gelepar, bergoyang ke kiri dan kekanan….” Paa sekarang papa…cepat paa….ayo paa….puaskan aku….please……masukkan punya papa…ayo pa….

Segera aku memberi kode agar kedua anak muda ini berhenti dan secepatnya pergi karena sekarang gilirannku. “kalian..pulanglah…”

Aku hunjamkan batangku….” nggak terasa ya sayang….” bisikku… Aduhh pa…nggak papa..tapi lebih nikmat…aahh…aahh…Aku masih bisa melayaninya cukup lama….Istriku memang hebat…

“terima kasih ya sayang…ini kado terindah yang pernah kamu berikan ..aku puas sekali”Bisiknya.


[IMG]
Pada hari ke tiga ke tika kami santai di dalam whirpool, iseng aku tanya lagi ke istriku,…

“Gimana ma …nggak kepingin lagi…?tanyaku

“lagi?Hmm masak terus terusan sih pa….nanti aku ketagihan lhoo..Kata istriku sambil memijit mijit punggungku..” kok jadi papa sih yang kepingin terus…kenapa sih pa?

“Entahlah ma…aku juga heran…seharusnya aku kan cemburu kamu digilir anak anak itu…tapi aneh,,aku kok malah terangsang berat ketika Rudi meniduri kamu…gila…menggairahkan sekali… aneh ya ma….Kataku.

“Aduh papa… kok gitu sih…Istriku merengut.

“coba gini ma aku pengen tahu fantasi liar apa yang kamu inginkan….aku pengen tahu….ayo dong ceritakan…honey”Desakku.

“Ah papa ini aneh aneh aja….”Istriku mencoba menghindar” ayolah ma…aku nggak marah kok…..”

“Bener nih… nggak marah…?..nanti aku cerita…papa bisa pingsan gimana hayo….ucapnya lagi…

“Woo memangnya seberapa heboh sih ma….”aku penasaran.

“Ok..bener lho ya nggak boleh marah kalo aku bicara jujur…habis papa mendesak sih.” Katanya masih ragu ragu menjelaskan.

“Sebenarnya aku bener bener menikmati yang kemarin itu…luar biasa deh… cuma…kalo pake kondom rasanya panas sekali…jadi mengurangi kenikmatannya. Padahal sebenarnya aku pengen hmm…coba kalo banyak batang yang masuk enak kali ya… kadang pengen juga cobain anal asal batangnya gak besar besar amat.” Sambil matanya ragu ragu memandangku…” Hayo kaget ya pa.!

kaget khan..!?

Terus terang aku terkejut juga dengan kejujurannya tapi aku tetap bilang : “ah itu kurang heboh….”

“Ha…bener pa..kurang heboh? !.Teriaknya.

“Ok ok aku lebih jujur sekarang…Sebenarnya aku ingin merasakan semprotan sperma di dalam, karena rasanya lebih enak lebih terasa…apalagi kalo banyak batang yang nyemprot di dalam. Pengen juga ngrasain mandi sperma….kayak apa ya rasanya….Juga nelen sperma anak anak muda itu…katanya orang orang obat awet muda sih “katanya malu malu.” Jadi aku kepinginnya bener bener sex party pa…banyak orang menggilirku liar, dari depan ,belakang,..rasanya gimana gitu….Aduh aku kebangeten ya…maaf ya pa..kalo aku aneh aneh..Cuma aku kuatir juga kalo anak anak itu gak bersih”

Aku bener bener terkaget kaget mendengar fantasinya. Aku coba untuk tenang menjawab meskipun getaran suaraku tidak mampu menutupi keterkejutanku.” Hmm boleh juga fantasimu.. nanti aku bisa minta anak anak itu check up dulu secara keseluruhan. Mungkin 5 orang aja cukup ya ma…masak mau nambah lagi?”Tanyaku.

“Hmmm sebenarnya aku pengen coba berapa ya…hmmm. berapa ya…hmmm bagaimana kalo 10 orang pa…kan tadi aku pengen sex party yang liar…kepingin melihat cowok cowok itu berebut menyetubuhiku, memasukkan batangnya..” Katanya lebih pelan lagi sambil menunduk malu.

Aku segera kontak Rudi untuk menyiapkan semuanya, paling tidak perlu 3 hari untuk check up terlebih dahulu untuk memastikan mereka semua bersih. Aku minta satu orang yang berbatang kecil untuk jaga jaga siapa tahu istriku ingin mencoba anal. Rudi juga memberi masukan bahwa dia kenal teman keturunan bule dengan orang hitam. Batangnya luar biasa besar. Memang kalo masuk ke vagina istriku pasti tidak bisa tapi mungkin untuk variasi masuk masuk sedikit mungkin istriku suka.

Akhirnya kami melaksanakan ML keroyokan ini di Finna hotel. Kebetulan ruang tengahnya luas , tanpa sekat sekat model strudio. Kamar mandi, dapur semua menyatu dalam satu ruangan. Rasanya cocok sekali kalo diadakan variasi sex party disini, apalagi cuaca pegunungan yang dingin sangat mendukung.

Istriku aku minta memakai lingerie nya yang paling sexy. “Ahhh istri om badannya bagus…benar benar menggairahkan…bener nih om, kami boleh meniduri tanpa kondom….? soalnya tante hebat kalo mencengkeram…Eh ..John..kamu belum cobain sih dijamin kamu nggak bakalan kuat deh sama tante ini…”komentar Rudi.

“Kalian boleh menggilir istriku tapi aku nggak mau kasar, biar istriku yang pegang kendali.”

Istriku mulai menarik tubuh Rudi dan John sambil memandangku seakan minta ijin.

Sementara cowok cowok yang lain mulai meloloskan baju bajunya…Hmmm jujur saja aku gemetaran melihatnya… bayangkan istriku akan digilir habis habisan oleh sepuluh cowok yang pasti kuat kuat tenaganya. Berapa lama untuk menyelesaikannya?3 jam, 4 jam? ah… sepertinya lebih… kuatkah istriku selama itu?Tapi ini semua permintaannya. Dan aku juga sangat menikmatinya.

Jari istriku mulai menyentuh dada bidang anak anak muda itu, sambil sesekali diciumnya ujung putingnya. Sontak batang Rudi dan John mermbesar dengan gagahnya….Dengan lembut tangan istrku mulai meremas rermas batang kedua lelaki ini dengan kedua tangannya. “Tante ..tante saya rangsang dulu ya…Rudi mengambil inisiatif, dengan segera kepalanya menuju ke belahan paha istriku. Sementara John mulai meloloskan lingerie istriku serta mulai menciumi payudaranya…”Ssshh aaahh…pa…geli pa…..Setiap lekuk payudara istriku yang indah, dijelajahi oleh lidah John dengan nafsu.

“Om , kami berdua gabung ya…kata Max dan Charles…sambil mendekatkan batang mereka ke tangan istriku. Dengan gemas istriku mulai mengocok keduanya dengan penuh gairah. Empat laki laki ini mulai menikmati tubuh istriku.

“Rudi memang ahli merangsang klitoris, dengan cepat istriku terbakar, kedua pahanya melebar dengan bibir vaginanya kemerahan karena digigit gigit ooleh Rudi…Tubuh istriku bergetar hebat, sambil merintih rintih “Rud…rud… tolong masukkan dikit ya……paaa…nggak papa ya pa…tanpa kondom….nggak papa ya pa….rintih istriku menatapku sayu. Kulihat keringat mulai menetes di lehernya, dada, perut dan pinggangnya.

Namun Tampaknya rudi sengaja membuat istriku penasaran, sabar …tante…sabar…ini Max mau muasin dulu…Kata Rudi. Max kembali menciumi ujung pitung merah muda istriku, “Ohhh Max…digigit..ya digigit seperti itu…aah nikmatt…aaahh..esah istriku. Cukup lama Max membenamkan wajahnya ke buah dada istriku dengan gigitannya yang ganas membuat garis garis merah diseluruh payudara istriku.

Rudi menggosok gosokkan kepala penisnya ke bibir kemaluan istriku, sengaja dia menggosok gosokkan ke klitorisnya sehingga membuat istriku menggelinjang hebat.” Aduh Rud jangan digosok terus…aahh…masukkan….akh..uh”Istriku terengah engah…Perlahan tapi pasti penis Rudi mulai menyelusup kedalam…kali ini istriku tidak menahan dengan tangan sehingga dengan cepat Rudi bisa mempompa . ….Perlahan tapi pasti batang rudi dengan cepat memenuhi rongga rongga vagina istriku. Dan seperti yang kuduga, kehebatan daya cengkeram vaginanya membuat anak muda ini merem melek. “aduh tante kenapa bisa begini enak….aduh…” Hentakan Rudi semakin cepat dan kepala istriku bergoyang kekanan kekiri membuat rambut semakin awut awutan sehingga wajahnya tampak sexy. Tidak sampai sepuluh menit gerakan pinggul Rudi bertambah liar dan dengan teriakan Rudi menghunjamkan batangnya dalam dalam…”ohh,ohh….tante hebat sekali…oohh….saya keluuar tante…ohh”

Dengan cepat Charles mengganti posisinya, batangnya dicoba digosok gosokkan kekiri kekanan, kadang dimasukkannya sedikit, dicabut lagi, digendongnya tubuh istriku , berat badannya membuat penis tersebut dengan cepat menerobos masuk “aahh….ah, istriku menggeliat liar karena posisi tersebut membuat batang Charles menghunjam dalam dalam. Charles memompa dengan gerakan sangat liar sehingga yang terdengar hanya erangan istriku dan suara hunjaman batangnya yang berkecipak keras, tidak sampai 10 menit dia sudah ejakulasi, berganti lagi dengan John, Rudi lagi, Max, Gunawan, Tony, Ferry, Hadi.. 10 laki laki ini dengan cepat silih berganti menggilir istriku..sehingga istriku terengah engah dibuatnya….luar biasa…Rudi berbisik kepadaku “om…Tante hebat sekali, dia bisa orgasme berkali kali….luar biasa….barusan tante minta saya masukkan 2-3 kali lagi. Aduhh batang saya sudah sakit……tapi nggak papa kok om…saya harus bisa benar benar memuaskan tante….

Beberapa laki laki ini sempat menyetubuhi 2- 3 kali..aku hitung sudah 16 kali sperma mereka memenuhi vagina istriku. Tampak sperma mereka mengalir luber keluar dari vagina istriku ketika batang mereka bergantian menghunjam. Beberapa kali John ingin meng anal dari belakang, tapi dipelototi istriku “john jangan merusak suasana.aaa ya… aahh…sini aku oral aja….ok? ….mmpphh…mmpphh…..oohh. Dan dengan cepat sperma John menyembur ke wajah istriku. Gunawan, Tony dengan cepat memasukkan batangnya kemulut istriku…Aku pikir istriku protes..Tapi aku dengar dari erangannya tampak sekali kalo istriku menikmati. “Hm hm mpphh …mpphh..mphh….enaakk…mmphh. Beberapa cowok yang belum dapat giliran terpaksa swalayan.

[IMG]
Robert dengan George mengoocok keras batang masing masing, dengan wajah sudah bersemu merah tampak mereka menahan semburan sperma mereka sendiri. “Tante, mau keluar niihh…. Jadi ditelan nggak Te…? “Sambil mengarahkan kedua batang mereka dekat dengan bibir istriku. Ketika mulut istriku membuka, cepat sekali sprema mereka berdua muncrat bergantian masuk kedalam mulut istriku, hamper membuatnya tersedak karena banyaknya….Kedua batang itu dengan cepat disedot dan dibersihkan oleh lidahnya, .tampak sekali istriku menikmatinya.” Aaahh tante hebat sekali….setelah ini kami masukkan ya…”Istriku hanya mengangguk angguk.

“Tante bagaimana kalo punya Robert juga masuk? nggak papa kan…kita coba? “tanya Rudi kepada istriku, Seperti yang aku jelaskan tadsi Robert keturunan bule dan orang hitam sehingga batangnya super sekali, kecoklatan mengkilat.

“Aduh bisa sobek dong….” istriku merinding…” ya enggak lah Tan…kan udah licin banget, kita coba yuk….Rayu Rudi. Dengan tenang Robert mendekatkan penisnya ke vagina istriku “Coba Tante buka lebar lebar biar tidak sakit masuknya….” Ya ampun aku lihat batang Robet ini luar biasa. Dengan batangnya, Robert mencoba membuka bibir vagina istriku dengan menekannya sedikit, semula aku pikir istriku akan menjerit, tapi anehnya begitu ditekan, batang itu cukup mudah masuknya. Mungkin karena sudah licin oleh banyaknya sperma di dalamnya. “Eeegghhh….eegghh hhkk….hkkk…” Hunjaman batang Robert benar benar tidak bisa membuat istriku tidak bisa bernafas..Karena saking besarnya batang itu tidak masuk seluruhnya ke dalam vagina istriku karena sudah mentok” Paaa…hheeekk…enak paaa…aduhh hegghh..aku orgasme paaa aduhh nikmaatt. Sementara 3 teman Rudi tampaknya sudah tidak sabar ingin segera menghunjamkan batangnya ke liang kenikmatan istriku ke dua kalinya.

Terlihat dari sela sela kemaluan istriku mengalir sperma puluhan laki laki ini, ketika Rudi menggilir yang ke 19 kalinya tapmpak sperma sperma itu luber menggenang di sprei karena vagina istriku sudah tidak cukup. “Om dari tadi kok melihat saja, kenapa tidak gabung om…” Jujur saja aku shock melihat istriku digilir habis habisan oleh anak anak muda ini. Aku nggak menduga kalo istriku bisa mengimbangi permainan mereka bahkan bisa menikmatinya…bayangkan…. menikmatinya..!

. Akhirnya aku mendekati istriku sambil berbisik “bagaimana ma…sakit ya…” tanyaku. “Aduh pa nikmat sekali…….enak sekali…Papa dari tadi belum lho….Aduuh sorry ya pa kelupaan..

“Aku masukkan pelan pelan .. karena sudah licin, mudah sekali batangku masuk ke dalam vagina istriku..ya ampuuun… super basah..Aku coba pompa..setiap aku tekan, bersamaan sperma yang ada di dalamnya menyembur keluar..aaahh sexy banget…Di perut, payudara dan mulut mungil istriku penuh sperma dengan bau yang khas.

“adduuh pa becek sekali ya…. pelan aku sodok vagina istriku, semakin lama semakin cepat. “kamu nggak capek ma….digilir habis habisan begini”Tanyaku kuatir…” Capek pa tapi nikmat sekali…capeknya gak terasa…aahhh …”Sambil sesekali membersihkan sperma yang berlelehan dibibirnya.

Sambil menggenjot pelan aku diskusikan ML keroyokan ini, untuk mengetahui seberapa puas istriku.

“Lalu tadi kenapa kok nggak mencoba anal….”tanyaku. “Habis John terlalu kasar memasukkannya, mungkin kalo pelan pelan aku bisa menikmati..adduhh paa..dihunjam dong sayang…kurang keras…”

‘pinta istriku. “Hmmm rupanya batang mereka membuat batangku jadi nggak terasa ya ma….hmm?”tanyaku tersenyum.

“Tetap beda pa… memang nggak terasa tapi perasaan tetap lebih enak….bagaimanapun juga aku pengen mengakhirinyanya dengan batang punya papa…”

“Tapi papa gak menyesal…? maaf ya pa….”bisik isteriku.

Menyesal…? ya enggak lah ML keroyokan ini membuatku panas dingin dan terangsang habis habisan…Rasanya memang aneh melihat istri sendiri disetubuhi habis habisan oleh anak anak muda ini…tapi entahlah…aku juga menikmatinya..sangat menikmatinya malahan…

Tampaknya ML keroyokan 3 hari berturut turut benar benar membekas di benak istriku. Tidak sampai seminggu ketika kami sedang bermesraan di kolam renang belakang rumah, dia mulai memancing pembicaraan kearah itu.

“Pa..dildo yang gede kemarin kapan kapan bisa kita coba lagi dehh…mungkin kali ini aku bisa nikmati..”Sambil kepalanya menunduk melihat ke permukaan air.

“Hhmm dildo yang mana?yang idup apa yang mati?”Kataku sambil senyum senyum menggoda.

[IMG]
“Ah papa ini…kok ngomongin itu lagi seh, jadi inget deh sama mereka..”Katanya tersipu sipu.

“Kenapa ma…udah kepengen lagi neh…? Apa perlu kita panggil lagi..?Tawarku.

“Nggak ah..! Kok papa nafsu banget sih?!…Dengan wajah dicemberutkan, padahal aku tahu istriku kepingin lagi.

“Iya deh, nanti malem kita panggil mereka, kamu pengen siapa kali ini?”Aku tersenyum senyum..

“Um..um…aduh kok disuruh milih sih..siapa aja ok kok, tapi kalo sama Rudi lagi boleh.? Tanyanya

“Lho… kok Rudi terus…apa hebatnya si Rudi ini?”tanyaku ganti.

.” Um… soalnya dia kalo bermain lidah gila eh….hebat lho pa…bisa membuat aku geli geli enak gitu..”Katanya malu malu” Dan satu lagi punya dia enak sekali…cara masukkannya pinter dia…gila enak banget…bikin ketagihan,.. padahal penisnya gila..gede banget lho…aku kan nggak suka kalo terlalu gede…..tapi punya Rudi ini lain…..aduh aku ngomong apaan sih…papa ini bikin malu aja..” Katanya dengan wajah yang merah padam karena malu dan agak horny.

“Ok…OK jadi cuma sama Rudi aja….? pengen sama satu orang saja….?Tawarku lagi..

“hm..hm.. memangnya boleh nambah lagi…? Nggak papa? Bener neeh boleh…? Hmmm Kalo boleh…kalo boleh cowoknya yang banyak bagaimana..hayo..? Sebenernya….aku pengen banget coba apa tuh yang bahasa jepang? buka buka? …”tanyanya lirih, dengan mata masih melihat ke air…

“Apa ma…? Buka…bukkake?”tanyaku ragu ragu.

“Eh…iya ya…bukakke kali ya…eh iya pa bukkake..”Dia lebih yakin kali ini.

Ups !! bukkake? ….wwhhhooo…bener neeeh?Kamu udah tahu artinya bukkake? bukkake itu nggak Cuma ML keroyokan lagi seperti kemarin ma….pertama harus bener bener kuat ML,karena nanti akan bercinta dengan buanyak lelaki….nggak Cuma 10 orang, tapi bisa lebih dan tidak ada rangsangan ke ceweknya, karena ceweknya diharapkan terangsang dengan banyaknya batang yang masuk silih berganti lho… artinya begini, mereka datang, berbasa basi lalu langsung bugil bersama sama, dan kamu ada ditengah tengah mereka dan digilir gila gilaan, bisa di anal juga lho !! Belum lagi nanti yang belum dapat giliran akan swalayan dan menyimpan spermanya digelas besar, lalu kamu akan diminta meminumnya habis, setelah itu dimandiin sama sperma itu juga terus digilir habis habisan lagi..Lha kamu apa nggak pingsan? … Tanyaku heran dengan nafsunya yang mendadak meledak ledak…

Mata istriku berkedip kedip mendengarkan uraianku.”mmm…tapi apa itu bukan perkosaan namanya?

“Bukan..karena yang meminta disini yang cewek…si cewek yang minta untuk dipuaskan dengan cara itu..”aku jelaskan lagi.

“Hmmm its sound sexy….”Katanya dengan senyum malu malu.” nngggg…jujur aja ya pa… kadang sih aku membayangkan kalo digilir habis habisan seperti itu rasanya gimana gitu. Penasaran banget deh…kayaknya kok enak banget. Memang siihhh bisa panas…tapi kalo pake lubricant kan nggak sakit kan ya…Cuma menurutku syarat utamanya kan mereka harus yang sexy …dan kali ini besar batangnya yang standar aja…hmhhm gimana pa ….gila gilaan ya aku…nggak papa ya pa …please..kok jadi kepingin banget ya….Tapi aku juga nggak mau kalo papa nonton aja seperti kemarin…Malu dong kalo Cuma ditonton gitu, dan lagi aneh rasanya kalo papa nggak ikutan main. Jadi nanti begitu sekitar 4 cowoklah yang selesai, papa menyetubuhiku.ya…lalu cowok 4 lagi selesai…papa lagi…gimana pa kalo gitu…?Tanyanya. “Hm…aku kemarin nggak ikutan terus terang karena keasyikan nontonnya….gila eh..kamu sexy banget lho ma…”

Kataku..” uh maunya….papa terangsang ya kalo aku digilir orang orang…”tanyanya setengah merajuk..

Sebenarnya aku terkaget kaget mendengar keinginannya. Bukkake adalah cara bercinta yang hanya ada di Jepang. Alkisah jaman dulu Jepang pernah diperintah oleh Ratu yang tidak memiliki anak karena mandul, Cuma ketika itu belum dikenal apa itu mandul, sehingga si Ratu rutin mengadakan kegiatan bukakke untuk memuaskan dirinya dan berharap dengan bersetubuh dengan banyak pria dapat membuatnya hamil. Saat ini secara diam diam, kegiatan ini dikembangkan lagi di Jepang. Cukup banyak wanita wanita kaya yang mengadakan acara ini. Tapi ini kata cerita, bener nggaknya gak tahulah. Mungkin juga ada versi yang lain.

[IMG]
Hmmm, masalahnya cari cowok sebegitu banyak dan bersih tidaklah mudah. Harus ada undangan khusus jauh jauh hari. Dan kamu harus menyiapkan fisikmu lho….” Agak terguncang juga aku mendengar permintaannya. Kalo disetubuhi keroyokan begini…waduh…agak keberatan juga rasanya. Takutnya kalo istriku ketagihan, susah lho…

Ok aku cari informasi dulu ke Rudi kalo itu memang maumu….” Segera Aku kontak Rudi untuk membicarakan hal ini ke teman temannya

Cukup kaget juga si Rudi mendengar permintaanku .”Woo bukkake?hm…bener nih bukake?ya bisa juga om, jumlah orangnya sih terserah om … wow bukake? ..sexy banget..! “Rupanya Rudi masih belum percaya. “Ok bisa saya carikan, Cuma saya perlu waktu…ada sih perkumpulan teman teman yang biasa bukake. Cuma sulit sekali untuk masuk ke mereka, Karena exclusive sekali dan mereka semua rata rata executive muda. Jumlahnya kira kira 20 anak muda. Bisa sampe pagi lho om..belum lagi kalo ada yang sampe 3 kali, minim dua kali deh…..apa tante kuat bener?Harus bener bener horny untuk bisa menikmatinya.

Aku utarakan ke istriku penjelasan dari Rudi tadi sambil aku lihat ekspresi wajahnya….

“Hah… ada yang bisa sampe tiga kali?jumlahnya sampai 20 lelaki..? hiii gimana ya rasanya, kan capek banget…” Istriku agak merinding, tapi aku tahu dia penasaran.

“…uuuhh bisa hancur ini badan….sakit nggak ya pa….hmmm tapiiii…tapi kok aku pengen coba ya pa….”Bisiknya tertunduk”.Cuma …..sama papa boleh gak? ….karena….karenaaa… sebenarnya aku memang sudah sejak dulu mbayangin disetubuhi rame rame gitu. Hmmm.. melihat batang yang menerobos berkali kali dan banyak sekali kayaknya sih… bener bener membuatku melayang layang deh…aduh aku udah gila ya pa….tapi aduh kepengeeeen banget deh….boleh ya pa…pleaseeee”katanya kembali dengan wajah memerah…

Akhirnya 3 hari kemudian kami rencanakan sex party di rumah saja karena rumah villa kami luas sekali….aku letakkan 2 kasur besar berdempetan di ruang tengah agar 20 orang ini muat. Hmm ini dua kali dari yang kemarin. Padahal dengan 10 orang aja istriku nggak bisa berjalan, katanya vaginanya panas selama 3 hari. Tapi efeknya luar biasa…Ketika kami bercinta, istriku bisa orgasme sampai 5 kali…Sedang aku hanya bisa ejakulasi 3 kali. Tapi istriku masih belum puas, dia ingin bisa orgasme tidak terbatas. Dan dia tidak perduli mau ada berapa puluh batang yng bisa menghangatkan vaginanya.

Cepat sekali Rudi datang dengan 20 orang temannya, rata rata mereka sangat muda dengan penampilan trendy dan berbadan bagus…” om ada baiknya tante minum obat perangsang sedikit agar nggak terkuras habis tenaganya, bagaimana.? Dan lagi kalo nggak horny banget nanti malah rasanya seperti diperkosa…. Tanya Rudi agak kuatir..

“hhhmmm, ya kalian jangan kasar kasar dong.. bagaimana honey apa kamu setuju….?Tanyaku” lho Rud, kamu ini gimana….aku pengen juga ngrasain yang agak kasar kasar gitu…Memang kalo diawal ya yang lembut dong..tapi nanti kalo aku sudah horny….batang kalian boleh hunjamkan dalam dalam….jadi sebenarnya nggak perlu obat dehh… tapi bolehlah aku pakai aja…siapa tahu ada sensasi lain ya……”Kata istriku.

Istriku memang cantik dan sexy, begitu keluar kamar dengan lingerienya, anak anak muda ini terpana. Dengan segera mereka merubung seperti kumbang melihat bunga mekar merah merekah…

Dengan perlahan mereka menuntun ke tengah tengah tempat tidur. Tangan tangan mereka dengan gemas mulai meraba tubuh istriku yang sexy, meremas, mencium…

Aku usulkan coitusnya nanti tidak dengan menindih istriku karena akan menghabiskan tenaga istriku, jadi anak anak muda ini harus berdiri. Ini juga membuat mereka cepat keluar karena tujuannya bukan lamanya bertahan tapi cepatnya keluar agar segera bisa bergantian sehingga istriku bisa puas melihat pergantian yang cepat ini..

Untuk ML pertama tentu saja harus om sendiri dong…”kata Rudi. “Benar honey ..papa dulu ya….”Bisik istriku.

Aku buka semua pakaianku, dengan perlahan aku dekati istriku yang sedang diraba oleh mereka.. Aku ciumi bibirnya lembut, payudaranya yang ranum…..bibir bawah…pinggangnya…punggungnya…aahhh sebentar lagi anak anak muda ini akan menyetubuhi istriku habis habisan pikirku….hm gila juga ….Dengan memejamkan mata…istriku kelihatan menikmati sekali permainan ini….” Aahh papa…..ahh enak seka li..ahhh….terima kasih ya pa….ini sudah aku inginkan dari dulu…terima kasih ya pa..”Bisiknya.

Aku tidurkan istriku ke kasur lebar dibawahnya sementara sekitar 10 lelaki bersiap siap mengelilingi kami sambil mulai mengocok ngocok batangnya bersiap siap untuk melanjutkan penetrasi bergantian begitu aku selesai. Dengan pandangan bergairah istriku melihat sekelilingnya seakan tidak sabar menunggu batang batang yang beraneka ukuran tenggelam menghangatkan vaginanya.

Perlahan aku gosok gosokkan batangku ke permukaan vaginanya, dia tampak kegelian, kakinya mulai naik keatas melingkar ke pinggangku, artinya dia sudah ingin aku segera memasukkan batangku. Kemudian perlahan aku mulai .masukkan batangku, hm vaginanya sudah lembab, tampaknya istriku mulai terangsang. “aahh kok enak ma…hmm kamu jepit ya…uhhh enak sekali honey…uuhh..” Rintihku. Aku mulai mempercepat goyangan dan hunjaman…”aah papa…enak pa….uh…uhhh aah…nikmat…”Erang istriku.

“coba ma sekarang dari belakang ya.” Aku kedipkan Rudi untuk memulai juga.

“Tante …saya mulai ya…bagaimana kalo kita coba felatio….”kata Rudi sambil mendekatkan batangnya ke mulut istriku…”hmmm…sudah gak sabar nehhh” istriku tersenyum sambil meremas remas pelan batang Rudi yang berukuran raksasa itu, “Pa…nggak papa aku kulum punya Rudi tanpa kondom?”bisiknya kuatir kalau aku keberatan.

“Hmm…ya…nggak papa deh…kamu pengen banget ya ma…ya deh nggak papa…”Kataku sebenarnya keberatan.

Perlahan istriku mengocok penis Rudi yang mengkilat itu, pelan sekali istriku menciumi & menjilati ujung penis Rudi sambil sesekali digigit gigitnya karena gemas, lidahnya mulai menari nari di pangkal batang, menurun ke buah pelir dan dijilatinya dengan lahap sekali. Jilatan lembut istriku mulai kembali keujung penis dan dengan tidak sabar istriku cepat melahap batang tersebut dalam dalam..”mph…mpphh.mphh….. “Dengan ganas ia melumat batang Rudi, meskipun mulut mungilnya tidak cukup menyedot batang raksasa itu tapi wajahnya benar benar dibenamkan ke penis Rudi….hhm tampaknya istriku ketagihan dengan batang Rudi karena dia mulai tidak memperhatikan batangku yang memompa cepat ini.” Ma.. lupa neeh sama punyaku…kok erangannya nggak pas sama masuknya batangku…”protesku

“mmmphhh…aahh…lho nggak lho pa..aduh papa jangan gitu dong….” Istriku buru buru menarik batang Rudi dari mulutnya “aduh maaf pa… abis terlalu enak sihhh” Katanya malu. “Iya deh ganti batang yang lain aja kalo gitu…” Sambil tangannya meraih batang terdekat.

Aduh menggairahkan sekali, posisi ini hebat sekali….semakin cepat aku memompa vagina istriku.

Aaahhh rupanya karena terlalu terangsang, aku tidak cukup kuat untuk tidak ejakulasi,”ah maaa aku mau keluar….mau keluar…oohh..ohh”aku nggak bisa menahan dan spermaku menyembur nyembur di dalam vaginanya.

Aku kode anak muda dibelakangku untuk memulai permainannya. Rudi menarikbatangnya dari mulut istriku. “Sekarang dibalik lagi ya tante…itu tuhh..anak anak udah siap.” Bisik Rudi.

Begitu istriku membalik badan, dengan cepat anak muda belakangku tadi menghujamkan batangnya….” Hei..santai aja…jangan terburu buru” Aku peringatkan mereka.

“Ohhhh..oohhhh…ahhh….oouhhh” istriku menjerit, tampaknya ia terkaget kaget juga dengan serangan mendadak ini. Tapi dengan cepat pula istriku bisa menyesuaikan.

Pinggul istriku bergoyang goyang seirama dengan hentakan hentakan batang anak muda ini..” uufff…uhh..uhh……enak pa..enak…..aduh..kok enak banget sih…sshh…sshhh…ahh”Bisik istriku mulai menikmati…

“Sssiiapa…namamu?uuff…ufff.”Tanya istriku”Andre tante” Ujar Andre” Aaah Andre,…kurang cepat dong Ndre….aaagggh….Tante jepit ya… “Andre segera mempercepat gerakannya. Dan benar saja tidak sampai 3 menit, Andre sudah semburat..” oohhh…ohh..tante enak sekali..ohohhh…bagaimana bisa menjepit begini…aahh…oh.oh.ohh…aduh Tante saya mau keluar neehhh..oh..oh ooohh…keluar..ohh!”Teriak Andre sambil menghentak hentak dalam dalam batangnya.

[IMG]
Dengan cepat lagi, teman dibelakangnya mengganti posisinya. “Saya Victor tante…saya masukkan sekarang ya…” Kata Victor tidak sabar. Rupanya Victor belum berpengalaman karena batangnya tidak berhasil masuk. “Vic…kenapa tidak masuk masuk..ah…ayo dong… “Desah istriku.

“Maaf Tante…maaf..saya belum pernah….saya belum pernah main…”Katanya malu dengan wajah memerah.”Lho jadi kamu masih perjaka?ya jangan langsung masuk dong…sini sini ….”Istriku menarik penis Viktor didekatkan ke mulutnya “Tante felatio dulu ya…enak kok…”Bisiknya Dengan cepat batang Viktor masuk seluruhnya ke mulut istriku sehingga membuat Viktor membeliak matanya. Istriku memang ahli mengoral, setelah puas bermain main dengan batang tersebut, dengan lembut tangan istriku membimbing batang viktor ke vaginanya. “Nah coba ditekan pelan pélan ya Vic…lalu kamu pompa keluar masuk…” Kata istriku sabar sambil memandangku…”Pa..cowok ini masih perjaka….”bisik istriku tersenyum sambil mengedipkan matanya…

Hmmm.. Victor rupanya cepat belajar…dengan perlahan gerakannya semakin cepat. Istriku menggodanya dengan sengaja menjepit batangnya. Benar saja, mulut Victor mulai meracau keenakan…hehehe Cuma 10 kali goyangan, spermanya sudah menyembur “Oh…tante….aahh…”Teriak Victor.

Tidak terasa sudah 10 lelaki yang menindih dan menikmati tubuh istriku…Dony adalah yang paling kasar menyetubuhi istriku, dia menekuk kaki istriku kearah perutnya sehingga tubuh mungilnya melengkung, Tangan kirinya memegang kedua kaki istriku kemudian tangan kanannya menekan nekan batang raksasanya dan dipukul pukulkan ke bibir vagina istriku sehingga menimbulkan suara kecipak yang erotis sekali. Istriku menggeliat geliat kegelian,”Tante kalo saya kasarin dikit bagaimana?belum pernah ngrasain kan?Dicoba ya….” Kata Dony, Karena istriku sudah terangsang berat dia hanya melenguh dan merintih rintih sambil mengangguk anggukkan kepalanya pelan.

Kemudian Kepala penis Dony yang besar dicoba keluar masukkan dengan cepat ke vagina istriku yang memerah dan sedikit merekah itu, Setelah mengocok agar vagina istriku terbiasa, kemudian batang besarnya menghunjam dalam dalam dengan kasar, posisi ini menyebabkan batangnya menghunjam tanpa rintangan sama sekali, Hunjaman Dony tidak cepat tetapi berjarak, cuma setiap hunjamannya sangat keras dan dalam, membuat tubuh istriku bergetar dan menjerit jerit kecil berulang kali…ah gila menggairahkan sekali. Kedua tangan istriku meremas tempat tidur karena menahan hunjaman yang kuat tersebut, kedua matanya sudah membeliak ke atas, rintihannya sudah bukan lenguhan lagi tetapi lebih tepat seperti suara yang tertahan “hekk…hekk…. Hekk…” Sebenarnya lebih tepat dikatakan Dony memperkosa habis habisan istriku, aku tahu Dony sudah ejakulasi terlihat dari pinggulnya yang tiba tiba bergetar, tapi dia sengaja tidak menghentikan goyangannya, entah tenaga super apa yang dia miliki. Hebatnya meski sangat kasar, istriku bisa orgasme berkali kali sambil berteriak teriak ketika penis Dony menghajar vaginanya. Hmm Pinggul Dony sudah bergetar yang ketiga kalinya…gila hebat sekali dia…

Kemudian Dony minta dua temannya memegangi kedua kaki istriku dan memintanya membuka lebar lebar. Terlihat bibir kemaluan istriku yang merekah merah dengan lelehan sperma dipinggir pinggirnya,

“Maaf om supaya masuknya lebih mantap lagi, coba lihat..tante keenakan kan…” Kata Dony. Kembali Dony menhujamkan dalam dalam dan memompanya dengan penuh semangat membuat tempat tidur berderit, berayun ayun naik turun karena saking kerasnya Dony menhentakkannya. : “aahh sakit…ah…. Isteriku benar benar menjerit jerit kesakitan sampai …aku meminta Rudi agak mengurangi hentakannya.

“aduh jangan keras keras menghujamnya… Aduhh…tapi jangan berhenti… nggak papa ….nggak papa…enak kok…hunjamkan lagi Don…ayo…yang keras…enak…enak…enak..hek…hek kurang cepat….”Rintih istriku. Deritan tempat tidur dan kecipakan vagina istriku yang makin cepat benar benar membuatku seperti terhipnotis. Mata istriku terbeliak kebelakang, dengan makin melebarkan kedua pahanya, membuat batang Dony yang besar benar benar menghajar vaginanya.

Sementara anak anak muda yg swalayan dari tadi karena menunggu giliran menyemprotkan dan mengumpulkan sperma kereka kedalam gelas besar dan gelas kecil..

“Ok ok..stop dulu…”teriak Rudi…”kita ganti acaranya…”

“Ah kenapa berhenti…”erang istriku

Dengan membawa gelas kecil, Rudi menempelkan gelas tersebut ke vagina istriku. Dengan jarinya , dia membuka perlahan bibir labia kekiri dan kekanan…ooooh rupanya mereka akan memasukkan kumpulan sperma itu ke vagina istriku. Uhh.. terlihat vagina istriku sudah penuh dengan sperma para lelaki itu. Karena tidak cukup, terlihat sperma sperma itu meleh ke pahanya..wo becek sekali.. Kemudian gelas yang besar disorongkan kemulut istriku…yang dengan segera diteguk istriku seperti orang kehausan karena terburu buru menelannya, sperma sperma itu meleleh dari ujung bibirnya..Sementara Dony kembali mengenjot tubuh istriku dari bawah.

“Adduhh pa menggairahkan sekali…enak pa….hmmm ..rasanya agak asin…”Mulut istriku belepotan sperma dan meleleh ke leher, pipi, dahi, buah dadanya yang berguncang guncang karena hentakan dony…uuufff merangsang sekali…

“Bagaimana om…tante kelihatan sexy ya…menggairahkan tepatnya..nggak heran deh kalo temen temen semangat….” Tanya Rudi..” Ok Don, gentian dong…cepet dikeluarin, temen temen gak sabar neehhh “Teriak Rudi

Kemudian Roni, Acan, Danny, menggilir istriku dengan kocokan batang yang cepat sekali. persetubuhan cara itu cepat membuat si cowok ejakulasi tapi juga membuat si wanita bisa orgasme berkali kali..dan istriku masih tidak tampak lelah karena posisi doggy style memang tidak membuat wanita capek, Cuma resikonya karena dari belakang pantat istriku kelihatan montok menbuat anak anak muda` ini berebut menyetubuhinya.

“Tante kita coba bersamaan dengan anal ya…”Rayu Rudi..” enggak sakit Rud? Tapi jangan kasar kasar ya…”Pinta istriku.

Dengan posisi women on top, Cowok yang lain mulai memasukkan batangnya. Ya ampun…Mana cukup 2 lubang istriku dikerjai seperti itu. “Dick, punya kamu dulu…”Kata Rudi karena tahu kalo batang Dicko nggak terlalu besar.” Biar tante bisa menikmati om…Alasannya.

Perlahan batang Dicko mulai menekan lubang anal istriku, sengaja diberi lubricant agar mudah masuk dan tidak sakit. Sementara Hardy dibawah menggerakkan batangnya perlahan lahan. Dicko mulai memasukkan kepala penisnya pelan sekali. “aah…..aahh….sshh…..ssh…uhh.. geli pa…”Rintih istriku.

“Lebih saya tekan ya tante….” Dicko menambah tekanannya dan Hardy juga mulai memasukkan lebih dalam. “Nahh ..udah masuk semua khan…ayo Har kita gerakkan bergantian.” Untuk permainan seperti ini tidak`bisa kedua batang menekan bersama sama ke vagina karena tidak akan cukup. Dengan bergantian akan memberi sensasi nikmat yang luar biasa kepada si wanita. Dan benar saja istriku melenguh dan merintih, bergerak gerak liar karena gesekan batang batang itu membuatnya kegelian tetapi nikmat. “Adduhh paaa…geli paaa… aduh…enak ..enak.. ahh uuhh.. heeek…heeekkk.. Dick jangan keras keras… hekk…ahh…Agak cepat…dong….lebih cepat..ayo kurang cepat..oh…ah ah..” Teriak istriku…

Posisi Dicko yang setengah berdiri benar benar membuat batangnya menancap dalam…”

“Paaa.. kok nikmat pa…nikmat pa…aaahh….aku aku…mau keluar..pa…aku orgasme pa….aku….aduh kok enak sekali ya..ah ….ah…”Erang istriku tersendat sendat karena saking nikmatnya, akhirnya dia menjerit”aah …oh! “dengan mata yang membeliak kebelakang dan dengan tubuhnya yang menghentak hentak dan bergetar hebat, rupanya istriku mengalami orgasme yang luar biasa..

Sekarang istriku sudah menyerah mau diapain juga karena dia sudah mengalami multy orgasme yang berlebihan. Dan itu membuatnya lemas sekali. Dengan leluasa anak anak muda ini kembali bersemangat menyetubuhi istriku gantian…Rupanya tidak seperti yang aku perkirakan ,dimana aku pikir mereka hanya menyetubuhi 2 kami ternyata ada yang 4 kali !!!”Maaf om, tubuh tante sexy sekali…saya nggak bosan bosan menyetubuhinya…habis bisa menjepit sih…” Apalagi karena vaginanya licin kena sperma, membuat anak anak ini lebih cepat mengocok vagina istriku, aku coba terapkan 4 lelaki selesai, batangku masuk..ohh..ternyata memang enak sekali kalo licin begini. Saking bertubi tubinya persetubuhan ini sehingga membuat bibir labianya menjadi kemerahan.

Jam 3 pagi permainan ini selesai dengan sudah menggeleparnya semua lelaki yang gila gilaan menyetubuhi istriku…ya ampun 7 jam…minimal masing masing 2 sampai 3 kali, sehingga 20 lelaki tersebut menyembur 67 kali..karena vagina istriku sudah tidak cukup, mereka menyemburkan keseluruh tubuh istriku sehingga dari rambut hingga pahanya penuh sperma. Sprei tempat tidur menjadi lengket semua dipenuhi sperma anak anak muda ini.

“Ma bagaimana rasanya…hm… ma…”tanyaku. Istriku membuka matanya perlahan lahan sambil tersenyum” nikmat pa…nikmat sekali.. tak terkirakan rasanya…luar biasa nikmat….Belum pernah aku mendapat kenikmatan seperti ini….enak sekali pa…mau deh setiap hari kayak gini….

“Tante, bagaimana kalo kita bersihkan…dimandiin ya…”Kemudian.. Rudi, dan Hardy membersihkan istriku di kamar mandi…menggosok gosoknya dengan lembut..

Sambil mengobrol dengan Viktor aku menunggu mereka keluar…hmmm lama sekali mandinya. Aku mendatangi menegok mereka.

Ya ampun ..! masih bisa bisanya mereka berdua menyetubuhi istriku di bath up…didalam air..makanya mandiin aja kok lama sekali….Sambil berdiri di shower mereka bergantian menghunjamkan batangnya dari belakang. “eh..maaf om..Tante kelihatan menggairahkan kalo basah begini…jadi kepingin nihh, tante juga pengen nyoba sambil mandi ya Tan ….”Kata Rudi minta persetujuan istriku.

Istriku tersenyum malu :”Aduuhhh maaf pa…sensasinya kalo di air kok lain gitu….jadi pengen nyoba hmmm enak pa…ayo gabung juga pa…Rud kamu cabut dulu dong…”Kata istriku merasa nggak enak…. “Aduh tante nanggung neeh…saya keluarkan dulu ya” Kata Rudi sambil mempercepat goyangannya. Tangannya mencengkeram erat pinggul istriku sambil sesekali tangannya meremas buah dada istriku. “ah enak Rud…enak…bentar ya pa…bentar dulu ya pa lagi enak neh…nanggung …ah uhh..uhh..uh..kurang menghunjam Rud…hunjam dong….”Rintih istriku Semakin kasar Rudi menghunjamkan batangnya sampai tubuh istriku terangkat angkat. Suara kecipakan batang di dalam vagina istriku terdengar sexy sekali. Dengan siraman shower dan gerakan liar tubuh istriku yang menggelora terlihat menggairahkan sekali. Aku memandangnya dengan takjub. “Aahhh tante mau keluar nih…” Desis Rudi. Dengan cepat Rudi menarik batangnya dan istriku langsung jongkok di depan penisnya. Rudi mengocok batangnya dengan cepat dan…muntahlah sperma hangatnya ke mulut dan wajah istriku. Lidah istriku menari nari diseluruh permukaan penis Rudi yang berlepotan sperma. “Hmmm enak Rud…enak…keluarin lagi dong” Istriku meminta. :Aduh tante saya gak enak dengan om dong…dari tadi kita ML terus…berapa kali hayo…hmmm 5 kali ya…” Rudi berkata lemas. “5 kali?lho bukannya baru 3 kali?”Tanyaku.

“Aduh pa sori..tadi sebelum mandi, kita sempat ML di meja dapur…Quick sex…enak juga lho pa…Rudi hebat..aku sempat orgasme tadi meski singkat…”Kata istriku tersenyum senyum.” Terus abis dari situ, kita ML lagi depan TV….habis aku nggak mau kalo Rudi buru buru melepas batangnya….biar masuk terus…ya Rudy a….” Ya ampun istriku bener bener ketagihan dengan batangnya rudi.

“Ayo pa..sekarang giliran papa…ayo dong pa…capek ya….”Desak istriku.

Hmmm boleh juga…..Aku merebahkan diriku di bathup, istriku segera duduk diatasku dengan batang yang masuk menghunjam dalam dalam, kemudian dia kembali mengkaraoke penis rudi. Gila..ternyata di air sensasinya bener bener lain..

Ketika keluar dari kamar mandi istriku sudah tidak bisa berjalan karena kelelahan, Rudi menggendongnya menuju tempat tidur….”Tante istirahat dulu ya…bagaimana Tante…puas enggak?Tanyanya..

“Puas Rud…puas sekali….nikmat sekali….Trims ya..kamu hebat deh….”Istriku memberi ciuman bibir ke Rudi. Hmm bikin cemburu aja. “Honey jangan gitu dong…aku cemburu neeh “Protesku.

“Maaf ya pa…jadi lupa diri neeh “Kata istriku memohon pengertian.

“Eee karena sudah pagi kami pulang dulu om…:Kata Rudi…” hmmmm yang lain boleh pulang tapi Rudi disini dulu dong…aku masih pengen sekali lagi “rengek istriku…”Ya ampu nggak capek ma…? Ok Ok …”tanyaku

Istriku sudah tidak malu malu lagi dengan menarik Charles dan Rudi, memaksa mereka memciumi bibir bawahnya. Dany dan max sudah berebut menciumi putting susu istriku yang merah muda itu. Sedang aku berciuman mesra dengannya” Pa…nikmat sekali malam ini…shhh…aahh geli…aku boleh ya menciumi bibir mereka mereka…”tanyanya…Tanpa menunggu persetujuanku, mulutnya langsung menciumi bibir Rudi dan Charles dengan nafsu….

“Rud…masukkan sekarang Rud…sudah berdenyut denyut lagi neehh….aarrrghh” paksanya..”Iya tante…saya juga sudah kepingin masuk lagi dari tadi …habis kalo habis mandi begini tambah kelihatan sexy seehh……

“Lho kalian ini kok main tancep aja….pake dulu kondomnya dong…..Kan mama tadi baru mandi..kan kotor lagi….”Protesku….

“Nggak usah ya pa…aku pengen tanpa kondom…please…aku pengen pa…kalo pake kondom sakiittt….ohh Max…jangan digigit dong !!!

“boleh ya pa…please…please…Rud masukkan`Rud…ayo…cepat..aah” istriku memohon.”Oklah…itu artinya vaginamu bakalan penuh sperma lagi lho…..”Aku mengingatkan.

“Nggak papa pa…malah jadi pelumas jadi nggak sakit…Tapi kalian antri saja ya..aku minta satu orang jangan lama lama, langsung ganti yang lain ah ah geli….”

Rudi segera mengarahkan batang raksasanya ke bibir bawah istriku…”Tante…saya masukkan ya….langsung ya…aahh oohh” Waduh…Rudi langsung mengocok batangnya dengan kecepatan luar biasa sehingga membuat tubuh istriku ikut tertarik naik turun mengikuti keluar masuknya penis Rudi.


Rupanya istriku masih ingin melanjutkan ML dengan Rudi, sementara aku sendiri sudah kecapekan dan tertidur di depan TV. Jam 4 pagi aku sedikit terbangun gara gara jeritan kecil istriku….dengan terkantuk kantuk aku melihat istriku masih asyik berdoggy style dengan Charles… hm rupanya mereka sudah menemukan posisi favorit dimana istriku menungging kemudian Charles menghunjamkan batangnya dengan posisi berdiri jadi tidak dengan bertumpu dengan lututnya. Posisi ini benar benar bisa bertahan lama karena posisi laki laki tidak dibuat lelah dan menghunjam dalam sekali.

Pagi Pagi ku cari istriku…hmmm dia tertidur di atas tubuh Rudi dengan batang Rudi masih menancap, sementara mulutnya juga masih mengoral punya Charles, ya ampunn, bisa bisanya dia tertidur dengan posisi seperti ini. Badanku terasa lengket semua, segera aku mandi agar lebih segar.

Keluar kamar mandi, istriku masih tertidur, terlihat olehku Randi sedang sibuk onani dibelakang tubuh istriku sambil sesekali batangnya digosok gosokan ke bibir vagina istriku yang masih basah kemerahan itu dengan pelan pelan, tampaknya Randi tidak ingin membuat istriku terbangun…..Aku berdehem ketika melewatinya..”Eh om…maaf ..tante kelihatan sexy sekali..kemarin saya juga baru sekali…masih kepingin …sori om gak ngomong ngomong” kata Randi agak sungkan dengan aku…

“Randy…masukin aja ya….”Bisik istriku yang rupanya terbangun karena mendengar suara kaget Randy.

Dengan nyengir, batang Randy menekan perlahan vagina isteriku. Karena masih basah dengan mudah batang itu menyelusup kedalam diiringan helaan nafas Randy yang kelihatan lega setelah diijinkan penetrasi.

Hhhhh…..istriku bener bener ingin menikmati pesta ML ini dengan sepuas puasnya. What’s next?aku belum tahu karena permainan ini menurutku udah yang terheboh. Apa ada lagi yang lebih heboh dari ini semua?Rasanya nggak ada dehhh…

Jam sepuluh istriku terbangun dan mengajakku mandi, dia ingin pelukan di bath up sambil ngobrol2. “Pa…thanks ya…malam ini luar biasa bagiku…gila puas banget….”kata istriku sambil mengelus ngelus dadaku. “honey jujur aja aku agak shock melihat cara bercintamu…wow..ganas dan…binal sekali….apalagi ketika doggy style..wwoooww…nggak sakit ya ma?” tanyaku.

“Aduh papa perhatian banget sih…papa keberatan ya…habis kan aku udah ngingetin kalo aku ketagihan bisa bahaya lho….tapi kata papa nggak papa..gimana seehhh…..Kalo doggy style aku nggak capek..malah batang mereka bisa mentok masuknya…lebih enak” istriku merajuk…”Iya… nggak papa kok…..papa juga ikutan puas kok…Cuma sering merasa ditinggal aja….tapi bener nggak papa…lihat kamu menggelepar gitu menggairahkan banget.”

“Pa gimana kalo kapan kapan kita buat sex party yuk….” Kata istriku” sex party bagaimana?”tanyaku heran.

“Ya sex party pakai orang yang banyak…aku coba ML dengan banyak orang…kalo perlu nggak usah dibatasi…jadi bisa seratusan deh…hiiii gimana ya rasanya” kata istriku dengan semangat.

“Waduh kok gila gilaan begini sih ma…” kataku kaget. “Nanti wajahku ditutup pa…biar orang orang nggak tahu siapa aku, jadi nanti pake penawaran siapa mau bercinta tapi yang kilat, harus pake kondom dan dalam 5 menit harus sudah ejakulasi. Aku penasaran mampu ML dengan berapa orang sih…Jadi nanti bukti kondomnya harus dipamerin.



»» Baca selengkapnya.....

Farid, suck me now..

Aku bertugas sebagai akauntan disebuah syarikat di KL manakala isteriku seorang guru sekolah menengah. Aku menikah dengannya atas kehendak orang tua kami yang memang telah sejak awal lagi merancangkan perkawinan kami. Aku tahu Anisah tidak berapa setuju untuk mengawiniku. Meskipun berkedudukan tinggi dan gaji besar, aku bukannya dalam kategori lelaki handsome, sedangkan Anisah adalah seorang wanita yang cantik lagi seksi dan gemar berdandan.Kalau tak silap aku ukuran badan wife aku ini semasa kami mula kahwin 36-25-36.

Rutin kami setiap hari ialah: aku menghantarnya ke sekolah dan dia akan pulang sendiri menaiki teksi kerana aku sering terpaksa kerja lewat. Paling awal aku pulang pukul 8 malam. Dan selalunya Anisah sudah masuk tidur bila aku sampai rumah.

Pada pertengahan tahun 2002, sewaktu cuti sekolah beberapa student Anisah telah memintanya memberi tusyen tambahan. Meskipun keberatan Anisah terpaksa menerima tugasan tersebut kerana salah seorang dari student tersebut adalah anak seorang Tan Sri yang banyak menyumbang di dalam tabung sekolah dan kawan baik bapa Anisah.

Seperti yang dijadualkan Farid, Andi dan David akan berada di rumah kami dari jam dua petang hingga jam 5 setiap hari Rabu dan Khamis. Mereka ini adalah pelajar dari keluarga yang kaya tapi kurang cerdas dalam pelajaran.

Pada hari Rabu di bulan Jun yang bersejarah itu, aku telah tertinggal satu fail klien yang amat penting di rumahku. Lalu akupun menelefon rumah sekitar jam 2 petang. Namun tiada yang menjawab telefon. Oleh kerana fail tersebut amat penting untuk mesyuarat, maka terpaksalah aku pulang rumah untuk mengambilnya. Sampai di rumah aku dapati pintu terbuka dan kasut sukan budak-budak tuisyen beratur rapi di depan pintu.

Tanpa memberi salam aku pun terus masuk rumah, namun tiada seorangpun kelihatan. Mana pulak pergi si Anisah dan studentnya…. Tiba-tiba aku terdengar seakan suara Anisah di bilik belakang. Akupun terus menuju ke situ namun langkahku terhenti bila terdengar suara Farid dan rakannya seolah-olah sibuk mendapat arahan dari cikgu Anisah – isteriku.

Pintu bilik sedikit tertutup, namun dari satu sudut aku dapat melihat dengan jelas bagaimana Anisah dalam keadaan telanjang bogel sedang duduk celapak di atas Farid. Punggungnya yang gebu turun-naik dan seolah dia sedang menonggang kuda. Dan kuda yang bertuah itu adalah si Farid anak Tan Sri !!!! Mata aku bagai nak terkeluar dari soketnya menyaksikan babak yang tidak kuduga ini.

Di sebelah kanan Anisah kelihatan Andi dan David anak taukeh Chong sedang melancapkan batang zakar yang tidak bersunat. Mata mereka tertumpu pada aksi guru mereka yang begitu hebat menunggang rakan mereka seolah-olah joki dan kuda di atas katil. Mereka berempat langsung tidak menyedari kehadiranku. Semuanya dalam dunia yang tersendiri dan begitu juga pelakon utamanya – isteriku Anisah. Sesekali tangan Andi dan David meraba tetek isteriku dan punggung yang gebu itu.

Anisah bagaikan tak menghiraukan kelakuan dua budak tadi tapi terus menonggang Farid yang baring terlentang dengan kakinya terjuntai di ujung katil. Sesekali kulihat tangan Farid meraba-raba dan memicit-micit punggung gebu isteriku. Buah dada Anisah yang pejal terbuai-buai mengikut irama tubuhnya yang menindih anak muridnya sendiri. Setiap kali Anisah mengangkat buritnya, bibir farajnya turut terkeluar melekat pada batang Farid yang agak besar itu. Bulu cipap Anisah sudah basah lenjun dan air mani melekat di celah kangkangnya dan pada buah zakar Farid.

Hampir lima minit berlalu, dan kulihat Anisah semakin kencang menonggang Farid. Yess…yesss…aghhh… suara Anisah tertahan-tahan setiap kali dia melabuhkan pantatnya dan disambut dengan tujahan ke atas oleh Farid. Pluup..plaap..chreet..chraatt dan segala macam lagi bunyi-bunyian terbit dicelah dua kemaluan yang bertaup rapat itu. Kuperhatikan Anisah begitu rakus memperlakukan Farid seolah dia masih tidak puas memacu batang zakar Farid sejak tadi.

Tiba-tiba Anisah mencangkung dengan tangannya di atas pahanya sendiri. Dengan aksi seperti seorang weightlifter, Anisah mengangkat punggungnya dari tubuh Farid. Dengan jelas dapat kulihat bibir faraj Anisah turut tersembul keluar apabila tubuhnya dinaikkan ke atas. Batang zakar Farid seolah-olah melekat dengan liang Anisah yang agak kecil itu.

Kedengaran suara Farid seolah-olah tercungap-cungap di sambut suara Anisah seolah-olah mereka akan klimaks bersama. "Tahan Farid..sikit lagi…sikit lagi…yess..so good...okay..now Farid.."….dan kemudian Anisah hampir menjerit " yess…now Farid…now.." Anisah membenamkan seluruh punggung gebunya keatas tubuh Farid dan agak lama juga dia membiarkan nya berlabuh disitu. " yes cikgu…yesss..kemut lagi..I'm cumming….." dengan satu gerakan jerk ke atas Anisa mencabut farajnya dengan satu bunyi yang agak kuat "PHLOPP" dan kini kulihat seluruh batang zakar Farid yang tegang itu berdiri megah sambil memancut-mancutkan pelurunya keluar dan singgah pada punggung isteriku dan di celah pahanya.

Zakar budak lelaki lapanbelas tahun ini agak besar saiznya berbanding dengan zakarku yang hanya 5 inci. Kuanggarkan batang yang ditonggang Anisah tidak kurang tujuh inci panjangnya. Dengan lemah longlai Anisah membaringkan dirinya di sebelah Farid sambil mengusap-usap rambut studentnya. Andi dan David yang sejak tadi hanya melancap kini mendapat bantuan mulut Anisah apabila mereka merapatkan batang mereka ke mulut isteriku. Seperti mengerti Anisah mengangakan mulutnya bila Andi meletakkan hujung zakarnya pada pipi Anisah yang kini dibasahi peluh.

Tidak sampai satu minit, Anisah menghisap keras batang Andi seperti dia menghisap rokok yang amat digemarinya Salem Lights, maka Andi yang nampak kurang pengalaman itu memancutkan airmani di buah dada isteriku dan air putih kental meliputi pada puting coklat yang tegang.Sementara David pula sudah pun melepaskan beberapa das tembakan dan konek yang tak bersunati itu sudahpun lembik .Sudah hampir 45 minit berlalu sejak aku mengintai aksi mereka berempat, dan kulihat semuanya kini sudah terlantar kepenatan dan mungkin sudah tidak ada lagi ACTION untuk hari ini...."kemungkinan" yang sengaja kupaksakan atas diriku kerana aku perlu pulang ke pejabat.

Dengan perlahan aku mencapai fail yang penting itu dari almari buku dan perlahan-lahan keluar rumah menuju pejabat. Sepanjang perjalanan di dalam kereta konekku seolah-olah berdenyut-denyut menahan airmani. Zakarku menjadi terlalu keras dan menginginkan Anisah mempelakukannya seperti yang dia lakukan pada Farid.Lakonan rakus isteriku dengan studentnya telah mengembalikan ghairahku terhadap diri Anisah yang selama ini tidak dapat memberahikan diriku seperti mana yang terjadi sebentar tadi. Di kepala ku, aku membayangkan adegan ranjang malam ini….dan zakarku semakin keras bila memikirkan aksi aku dengan Anisah malam nanti.

Mesyuarat dengan klien tamat pukul 5 petang. Aku terus bergegas mendapatkan kereta yang kupandu macam driver F-1 untuk sampai ke rumah. Fikiranku hanya tertumpu pada Anisah, isteriku yang baru disetubuhi student-nya. Bayangan Anisah yang menonggang Farid melekat di fikiranku seperti chewing gum pada kasut. Susah untuk kulepaskan, malahan aku semakin ghairah bila mengimbas kembali.

Sewaktu aku hendak parking kereta, kulihat Farid baru keluar dari gate sambil melambai tangan padaku – seolah-olah tiada apa yang berlaku antara dia dengan Anisah. Aku cuma menganggukkan kepalaku padanya. Isteriku menyambutku di muka pintu, memandangku dengan sedikit senyum di bibirnya, tapi meminta diri untuk ke bilik air di tingkat atas. Katanya ingin membuang air kecil.

Aku memerhatikan lenggok Anisah yang memanjat anak tangga dengan agak pantas. Punggungnya yang bulat itu bergegar dan turun-naik dengan setiap langkah. Sudah pasti dia tidak memakai seluar dalam. Kuperhatikan langkah kakinya sedikit terbuka – mungkin teruk dikerjakan atau mengerjakan studentnya tadi. Secara tiba-tiba konekku menjadi keras seolah-olah mengajakku mengikut isterikuke bilik atas.

Aku terus naik ke tingkat atas dan di kamar tidur aku membuka baju dan seluarku hingga tinggal underwear saja, lalu aku berbaring di atas katil. Tak sampai lima minit, Anisah pun keluar dengan berkemban. Aku perhatikan ada sedikit love-bite di leher dan di belakang pahanya. Anisah memerhatikan diriku semacam kerana tak pernah dilihatnya aku berkelakuan begini.

Bonjol pada underwear aku jelas memberi isyarat bahawa zakarku sudah keras untuknya.

Anisah duduk di birai katil dengan membelakangi aku. Jelas pada belakang bahunya calar-calar kecil, mungkin kerana terlalu rakus bermain dengan studentnya tadi. Aku meletakkan tanganku pada bahu Anisah, sementara Anisah pula meletakkan tapak tangannya pada pahaku. Jari-jari Anisah menguis halus bulu pada kakiku dan dalam sekelip mata tangannya sudah sampai pada zakarku.

Dia mengeluarkan zakarku yang keras dari seluar dalam dan merapatkan mulutnya pada kepala zakar. Lidahnya menjilat-jilat kepala yang membengkak itu dan menghisapnya dengan agak kuat. Aku terbayangkan lakunan Anisah dengan David dan Andi petang tadi dan ternyata isteriku masih kehausan zakar.

Tanpa dirancang, Anisah terus merangkak di atas tubuhku. Kini kami dalam posisi 69 dengan aku di bawah Anisah. Aku melonggarkan ikatan tuala dari dada isteriku dan mencampakkan kain tuala ke lantai. Kini pantat Anisah berada tepat di atasku. Bibir luar faraj Anisah semacam ternganga sedikit dan menampakkan liang farajnya. Seolah-olah pintu masuk Anisah sudah sedikit terkopak oleh aksi petang tadi.

Anisah memasukkan zakarku ke dalam mulutnya dan menyorong tarik atas-bawah, sambil lidahnya menjilat dari dalam mulut. Buah zakarku turut cuba dimasukkannya ke dalam mulut tapi tidak sampai. Dia kemudian meramas-ramas bebola-ku dan menguis jarisnya pada alur juburku yang membuat aku sedikit geli. Aku pun terus memainkan peranan dengan menjilat bibir faraj yang longgar itu. Aku menggigit halus kelopak farajnya dengan bibirku sambil hujung lidahku mencari biji kelentit Anisah sebagai sasaran.

Walau bagaimanapun Anisah terus mengelak lidahku dari tersentuh biji kelentitnya. Kuperhatikan biji kelentit isteriku tidakpun keras dan masih di dalam selaputnya – aku sedar yang Anisah hanya berpura-pura melayan nafsuku, sedangkan dia tidak bernafsu untuk dirinya sendiri.

Perasaan kecewa menyelebungi dadaku dan tanpa kusedari konekku juga turut hilang keras meskipun Anisah menghisapnya dengan baik sekali. "Kenapa nie bang…tiba-tiba saja lembik?"

Aku tidak dapat meluahkan perasaan kecewa aku terhadap Anisah tapi sekadar memberi alasan bahawa aku keletihan dan terus masuk ke bilik air. Aku sendiri hairan kenapa aku tidak dapat marah terhadap Anisah sedangkan dia telah main kayu tiga dan "tiga kayu" terhadapku. Lakunannya yang bersahaja seperti tidak ada apa yang terjadi antara dia dengan studentnya petang tadi membuat aku jadi semakin binggung.

Aku sendiri tidak dapat memberitahunya bahawa aku telah menghendap perbuatan curangnya…TANPA berbuat sesuatu untuk menghalangnya. Malahan aku sendiri ghairah melihat Anisah di setubuhi oleh lelaki lain. Sewaktu aku melihat adegan Anisah dan Farid, zakarku menjadi amat keras sekali dan ingin turut menyetubuhi Anisah…tapi kini bila berdepan dengannya zakarku seolah-olah tidak begitu selera terhadap cipap Anisah.

Selepas mandi aku mengajak Anisah bersiar di KL sebelum dinner. Kami memandu kereta perlahan-lahan sambil berbual kosong. Anisah kelihatan begitu jelita malam ini. Dengan rambutnya yang didandan dengan baik sekali dan dress yang agak seksi. Haruman yang kubeli untuknya sewaktu company trip di London membuat aku rasa sangat sayang terhadapnya.

Sampai di Bangsar, kami singgah di satu restoran yang tidak berapa ramai penghuninya. Anisah menyalakan rokok Salem Lights , menarik dalam asap rokok dan menghembusnya keluar. Matanya merenungku seolah-olah ingin mengatakan sesuatu. Aku hanya diam menantikan Anisah memulakannya.

"Sham…I have something to tell you….and you not gonna like what you hear" Anisah menyusun ayat. Dadaku berdebar menantikan kata-kata Anisah seterusnya. Namun telinga dan hatiku tidak mahu mendengarnya. Perbuatan curangnya tadi tidak perlu dibicarakan denganku malam ini…...aku tahu apa yang terjadi adalah silap aku juga yang tidak menghiraukan nafkah batin Anisah selama ini. Aku sedar yang Anisah tidak pernah mendapat kepuasan seks dariku kerana aku kurang bernafsu terhadapnya selama ini. Sehinggalah aku menonton adegannya bersama Farid tadi….aku tidak pernah begitu terangsang dengan Anisah meskipun tubuhnya seksi dan sering mendapat pujian.

"Nis…you don't have to tell me…I already know what happened...and I dont mind at all...". Wajah Anisah tiba-tiba berubah. Aku cuma berhenti di situ tanpa menyambungkan ayatku.

"Sham...you mean you dah tahu yang I akan berhenti kerja dan sambung Masters di US?"

"Errrr...yes, I know about it" aku cuba berbohong sedangkan dalam hatiku aku rasa amat kesal kerana menyimpan sangkaan yang lain. Kulihat wajah ceria Anisah begitu gembira sehingga aku terlupa bahawa aku telah memaafkan perbutan curangnya.

Malam itu Anisah dan aku berasmara lebih tiga jam. Setiap posisi yang kulihat Anisah lakukan bersama Farid telah aku lakun semula dan Anisah begitu puas dengan perubahan sikap seksual aku terhadapnya - tanpa dia mengetahui yang aku telah tahu.......

Oleh kerana bekerja keras semalaman dengan Anisah, aku telah terlambat bangun pagi untuk kerja. Di sebelahku Anisah masih lagi tidur separuh telanjang. Buah dadanya yang solid itu terdedah dengan puting coklat yang dipenuhi dengan love-bite di sekelilingnya. Melihat Anisah dalam keadaan berbogel, konekku mula buat hal.

Tapi oleh kerana sudah hampir 8.30 pagi dan aku pula ada mesyuarat yang amat penting, terpaksalah aku batalkan niatku untuk mengusik Anisah. Namun aku memberi ciuman di pipinya dan meraba sedikit di celah kangkangnya sebagai isyarat yang aku akan ke bilik mandi.

Setelah siap berpakaian aku terus ke tingkat bawah. Terdengar suara Anisah bercakap di telefon. Sesekali kudengar nama Farid terkeluar dari perbualannya. Sudah pasti dia sedang bercakap dengan anak Tan Sri. Aku pun tidak sangat memikirkan soal semalam kerena terpaksa bergegas ke pejabat.

Sampai di pejabat aku terserempak dengan Norhana, teman sekerjaku yang tersipu-sipu memandangku. Aku di beritahu bahawa mesyuarat dibatalkan……"Syam…drakula mana yang dah hisap darah kat tengkuk kau tu….boleh tahan jugak ya?" Anna berseloroh bila terpandang love-bite yang ditinggalkan isteriku semalam.

Oleh kerana keletihan, aku pun meminta cuti dari Datuk Borhan. Lagipun sudah tidak ada kerja yang urgent untuk aku lakukan hari ini.

Jam di tanganku menunjukkan pukul 10 pagi sewaktu aku sampai di perkarangan rumahku. Kulihat sepasang kasut sneaker di depan pintu yang tertutup. Aku kenal sangat sneaker kepunyaan Farid kerana saiz yang agak besar.

Dengan penuh debaran, aku membuka pintu depan dengan perlahan sekali. Bila sampai di ruang tamu, aku terdengar suara Anisah mengerang di bilik atas. Dengan penuh suspen akupun menaiki anak tangga menuju bilik tidur kami. Pintunya tertutup rapat. Namun suara Anisah yang mengerang agak kuat dapat ku dengar dari tadi lagi.

Argghhh…yess….arhgghhh…yess…..berselang seli suara Anisah memberi isyarat. Konekku terus menjadi tegang dan tanpa berfikir panjang aku terus melondehkan seluarku. Kini aku hanya memakai kemeja, siap bertali leher tanpa seluar!!!

Aku merapatkan mukaku ke lubang kunci dan dapat melihat sedikit wajah Farid dan Anisah yang sedang French-kiss. Lidah Anisah begitu gelojoh mencari mulut Farid. Tapi itu saja yang dapat kulihat dari lubang kecil ini.

Tidak puas hati, aku pun ke bilik sebelah. Ianya adalah stor tempat simpan segala macam barangan lama. Dinding stor ini agak nipis kerana diperbuat dari papan lapis dan ada satu lobang yang agak luas yang membolehkan aku mengintai perbuatan curang Anisah dengan studentnya.

Setelah pintu stor ditutup aku terus mencari lobang tersebut. Dari sudut lobang dapat kulihat dengan jelas Anisah sedang menghisap zakar Farid yang belum betul tegang. Tangan Farid pula meraba celah cipap Anisah dan diselang-seli dengan meramas buah dada yang pejal itu. Begitu asyik Anisah menjilat zakar Farid seolah-olah batang yang panjang itu suatu makanan yang lazat.

Melihat Anisah menghisap batang Farid, aku membayangkan yang batang zakarku dijilat Anisah. Kuluman dari bibir Anisah begitu berahi sekali sehinggakan mataku tak dapat berkelip dari melihatnya. Pada masa yang sama tangan kananku merayap disepanjang zakarku yang kesepian ini. Akupun melancap dengan meyertai setiap gerak mulut Anisah.

Mmmhhh….mmmhhhhh…Farid, suck me now !!!…tiba-tiba Anisah memberi arahan supaya Farid mengubah kepada kedudukan 69 dengan dirinya di atas perut Farid. Zakar Farid yang berdiri tegak paku panjang yang siap untuk masuk ke lubang mulut isteriku yang ternganga menantikannya.

Farid menjilat cipap Anisah dengan rakus sekali. Dari sudutku, hanya kelihatan kepalanya turun-naik menyambut asakan Anisah yang melabuhkan punggungnya ke bawah untuk menerima jilatan Farid. `mmmhhhh….mhhhhhh….mmmhhhh" hanya itu saja yang kedengaran dari mulut Anisah yang dipenuhi zakar Farid.

Hayunan punggung Farid yang membenamkan senjatanya ke mulut Anisah seoalh-olah dia sedang FUCK mulut Anisah, semakin laju – menandakan meriam akan meluahkan pelurunya bila-bila masa saja. Semakin laju tujahan Farid, semakin kuat Anisah melentukkan pinggangnya ke bawah, menyembamkan cipapnya ke muka Farid – dan semakin laju tanganku melancap zakarku.

Seolah-olah telah berjanji, Farid memancutkan airmaninya ke muka Anisah, dan aku memancutkan peluruku ke dinding stor. Kami sama-sama `sampai' dan begitu juga Anisah. Dengan satu keluhan yang kuat …arrghhh…I'm cumming…arghhhh Anisah mencapai klimaks.

Zakar Farid yang basah dilomori air liur dan airmani itu dijilat pula oleh Anisah untuk beberapa minit. Setelah zakar itu kelihatan lembik, Farid memusingkan badannya dan membaringkan dirinya diatas tubuh Anisah. Mereka ketawa kecil sambil berbalas-balas ciuaman. Aksi mereka tak ubah seperti sepasang pengantin baru……meskipun merasa cemburu tapi entah kenapa perasaan `gian' melihat aksi isteriku disetubuhi Farid lebih kuat…dan aku masih menunggu adegan seterusnya..!!!

Anisah kemudian mencapai Salem Lights dan menyalakan api rokok dari lighter yang kubelikan untuknya dari London. Mereka berdua merokok sambil meraba-raba tubuh yang berkilat dengan peluh. Tangan Anisah memicit-micit batang zakar Farid yang kini tinggal separuh dari saiz tegang. Sementara Farid meraba-raba di celah pantat Anisah yang basah dengan airmani.

Sewaktu Anisah merangkak untuk mencapai tuala aku dapat melihat dengan jelas airmani yang meleleh keluar dari pantatnya...anehnya airmani yang keluar itu agak kental dan meleleh keluar dari duburnya!!!!…..barangkali ada adegannya dengan Farid sebelum ini……yang tidak sempat kutontoni.

Zakarku yang tadi sudah lembik kini menjadi keras kembali. Aku cuba melihatnya sekali lagi namun Anisah sudah kembali baring di sisi Farid dengan mengenakan tuala mandi di tubuhnya.

Kini berbagai persoalan bermain di kepalaku....mungkinkah Anisah telah melakukannya? ohh tidak....Aku pernah terdengar cerita di pejabatku tentang wanita yang mempunyai selera yang agak keterlaluan....namun sukar untuk aku percaya yang Anisah akan melakukannya....membayangkannya saja, zakarku jadi semakin keras....keras yang di luar kawalanku. Di dalam hatiku, aku mengharapkan Anisah dan Farid akan meneruskan adegan yang seterusnya

Tiba-tiba lamunanku dihentikan oleh ketawa Anisah dan Farid dari bilik sebelah. Aku terus melekapkan mataku pada lubang dinding dan jelas kelihatan Anisah dan Farid sedang bergelut seolah-olah anak kecil bermain di atas katil. Buah dada Anisah yang agak besar itu turut terhayun mengikut gerak badannya. Dalam keadaan telanjang bulat, mereka berkejaran di keliling katil dan kini berhenti tepat di depanku.

Farid telah mendakap Anisah dari belakang dan menempatkan zakar yang separh keras di celah buntut Anisah. Aku dapat dengan jelas bagaimana Anisah menolak punggung ke belakang untuk menyambut sentuhan zakar Farid. Kini tangan kanan Anisah pula meraba dari celah pehanya menguis dan dengan jari-jemarinya yang cantik itu, Anisah mencapai zakar Farid.

Zakar itu kini semakin tegang di dalam tapak tangan Anisah. Aku terpaksa meneguk airliur melihat aksi yang begitu hampir dengan biji mataku….tak sampai satu meter. Debaran di dalam dadaku semakin kencang untuk menyaksikan setiap babak seterusnya dengan lebih dekat. Zakarku kembali tegang dengan pantas sekali…begitu tegang…keras seperti kayu. Berdenyut-denyut zakarku menahan syok yang luar biasa!!!! Mengintai isteriku memberi tubuhnya kepada Farid dengan tanpa segan silu dan begitu lucah sekali.

Zakar Farid yang keras kini berada tepat di bawah alur pantat Anisah. Bibir luar faraj Anisah kini menyaluti batang yang keras itu mendakap keliling zakar Farid. Bulu pantat Anisah pula basah dilenjuni airmaninya seperti rumput dibasahi embun. Farid tidak memasukkan batangnya ke lubang cipap Anisah. Tapi sebaliknya hanya menyorong-tarik batang yang panjang itu di sepanjang lurah dendam isteriku.

Suara Anisah seperti merayu supaya Farid membenamkan zakar ke dalam pantatnya…namun Farid terus mengasah batangnya pada bahagian luar faraj Anisah. Airmani Anisah kini mendecit keluar membasahi batang zakar dan semakin lama semakin banyak pelincir itu melomori zakar Farid. Arghhh….yesss…faster, faster yesss Farid……suara Anisah tak tentu arah memberi arahan lucah kepada studentnya itu. Farid terus mengesel batangnya pada luar lubang puki Anisah tanpa henti.

Setiap hayunan punggung Farid akan disambut oleh henjutan backstroke dari Anisah yang menggegarkan buntut dan buah dadanya yang kini bergayutan itu. Debaran dadaku seperti akan memecahkan jantung bila tiba-tiba kudengar Anisah menjerit kecil. No Farid!!! NOT THERE AGAIN…..please…no….no….arghhhhhh…..ummmphhhhh…..De ngan jelas dapat kulihat Farid menonyoh kepala zakarnya pada lubang DUBUR isteriku. Lubang yang kecil itu terkemut-kemut menahan dari dibolosi batang Farid yang gagah. Tapi Farid tidak menolak batangnya ke dalam…hanya sekadar mengacah-acah saja.

Zakar itu kemudian mencari lubang puki Anisah yang ternganga menantikan nya. Dengan satu jolokan pantas, batang Farid dibenam ke lubuk Anisah yang basah lenjun itu. Tapi secepat itu juga Farid menarik keluar seluruh batangnya dengan satu bunyi yang basah. Liang faraj Anisah seperti enggan membenarkan batang panas itu keluar darinya…tapi Farid terus mencabut batangnya dan kepala zakarnya kini ditala pada lubang dubur Anisah.

Isteriku kini tidak lagi menahan lubang belakangnya dari asakan Farid. Kini seluruh kepala zakar Farid sudah berendam dalam dubur Anisah. Semakin lama semakin panjang henjutan Farid yang tanpa bantahan disambut pula oleh punggung Anisah dengan backstrokenya! Fuck me in the ass….yess Farid…harder…harder….isteriku kini seperti dirasuk nafsunya meminta dirinya diliwat oleh Farid. Seperti orang mengantuk disorong bantal, Farid terus mengasak laju dan keras. Setiap asakan mendapat perangsang dari Anisah yang tak henti-henti mendesah dengan arahan ke atas student kesayangannya itu……uuuhh..so good..Farid so goood….mmmhhhhh

Menyaksikan babak yang sangat ghairah ini saja membuat zakarku memancut laju peluru-peluru tanpa sedikit pun kusentuh zakarku itu. Begitu hebat permainan Farid dan Anisah seperti pengantin baru layaknya. Pasangan kekasih ini terus melakunkan babak liwat dengan penuh semangat. Kulihat Anisah menjungkang-jungkit punggungnya untuk menahan tusukan batang Farid yang seolah melekat pada lubang yang sempit itu.

Tiba-tiba Farid menjerit…cikgu..i'm cumming….I'm cumming cikgu…kemut lagi…yesss…kemut cikgu….ohhhhhh…urghhhhhhhhh…mmhhhhhhh…dengan satu asakan yang keras, Farid membenam seluruh batangnya ke dalam buntut Anisah. Bila sudah betul-betul rapat, Farid mematikan gerakan punggung sementara Anisah mengasak ke belakang untuk menerima lebih banyak daging pejal Farid. Seperti anjing jantan dan betina mereka mengerang-ngerang kesedapan. Anisah pula menggeleng kepalanya kiri dan kanan yang membuat buah dadanya yang bergantung itu turut sama bergerak ikut irama.

Lama juga mereka dalam kedudukan begitu. Zakarku yang sudah memancutkan sperma kini masih lagi tegang dan kegelian bila disentuh. Babak yang sangat kunantikan kini sampai ke kemuncaknya apabila Farid menarik keluar batangnya dari dubur Anisah dengan satu bunyi seolah bunyi kentut yang basah yang membuat mereka sama-sama ketawa. Tapi dari sudut pandanganku…aku nampak lubang belakang Anisah melopong dan sperma Farid kelihatan keluar meleleh…..Tiba-tiba pandangan mataku jadi gelap dan aku tidak sedar apa yang berlaku setelah itu…


»» Baca selengkapnya.....

TetanggaKu

Aku kuliah di sebuah PTN terkenal di kotaku. Aku mempunyai tetangga perempuan yang masih bersekolah di SMU, namanya Vina. Vina adalah gadis keturunan Chinese. Ia mempunyai wajah yang manis, dan mata yang sipit terlihat indah dibalik kacamatnya. Kulitnya putih bersih, dengan bulu-bulu halus menghias lengannya.

Sebenarnya aku sudah lama tertarik sama dia, karena tubuhnya yang menggairahkan sekali. Dia suka mengenakan kaos ketat dengan warna cerah. ketika kami bertemu, aku suka curi pandang lengan atasnya yang putih bersih dan ketiaknya yang gemuk dengan beberapa rambut tipis di tengahnya. Vina bertubuh agak pendek, sekitar 158 cm dan menggairahkan. Yang paling menonjol Vina tubuhnya yaitu payudaranya yang cukup montok ukurannya sekitar 34B dan pantatnya yang padat berisi. Ketika kami mengobrol dijalan aku sering memperhatikan orang-orang yang melewati kami, mereka selalu melirik ke arah payudara Vina dan pantatnya yang semontok pantat Nafa Urbach, berharap bisa meremas-remasnya.

Setiap hari Vina pulang sekitar jam 5 sore, karena ia kut les setelah pulang sekolah. Aku sedang dirumah, Vina main kerumahku setelah ia pulang dari les. Dan setiap kali Vina mengobrol selalu kugoda dan kuajak kekamarku. Namun sutau hari, karena aku dengan alasan ingin memeperlihatkan sesuatu, Vina mau juga. Dan kebetulan rumahku sedang tidak ada orang, karena mereka sedang keluar kota. Dikamarku, kutunjukkan novel terbaru "Harry Potter & The Chamber's of Secret", karangan J. K. Rowling. Vina selalu menanti-nanti terbitnya Novel tersebut.

Kira-kira waktu itu sekitar jam setengah delapan malam. Ketika aku bermain game di computer, Vina sedang asyik membaca buku di lantai dan membelakangiku. Ketika aku menengok kebelakang, terlihatlah pantatnya yang terbalut celana panjang. Menantang kejantananku untuk disarangkan ke dalam bongkahan pantatnya yang montok itu. Gadis itu tidak sadar kalau pantatnya sedang ku perhatikan. Rupanya memang tidak sadar kalau sedang kuperhatikan.

Baru beberapa menit kemudian Vina membalikkan badannya, aku segera mengalihkan pandanganku ke computer. Vina lalu melihat sebentar game yang sedang kumainkan, lalu ia kembali membaca lagi di lantai tepat disamping bawah kursiku. Ketika kulihat ia kembali, sungguh pemandangan yang sangat membuat keringat dinginku keluar. Kulihat payudaranya yang terbungkus bra di balik kaosnya yang rada longgar karena ukurannya yang cukup besar. Terlihat jelas sekali dari atas, bagian atas kulit payuara Vina yang putih sekali, lebih putih dari kulit lengan dan wajahnya yang sudah sangat putih. Suasana memang sepi disekitar rumahku, namun bagi penduduk sekitar cukup aman untuk dihuni.

Ketika nafsuku sudah tak tertahankan lagi. Kurangkul tubuh Vina, dan kubekap mulutnya.
"Eegghh, mmpphh.. mmphh", Vina berusaha berteriak.
Kulumat bibirnya agar ia tidak bersuara. Sambil tanganku mengambil tali pramuka di dekatku. Lalu kuikat kedua lengannya ke belakang. Beberapa menit kemudian, rontaan Vina mulai melemah.
"Ndi. apa yang kamu lakukan".
Vina berteriak begitu mulutnya berhasil lepas dari mulutku.

Dengan cepat, kulumat lagi mulut Vina. Kuhisap-hisap mulut dan lidahnya. kujelajahi rongga mulutnya dengan lidahku. Air liur Vina yang kuhisap, meluber keluar membasahi pipi dan sekitar bibirnya yang mungil merah merekah. Kuteguk nikmat air liur cewek Chinese itu. Belum sempat ia bersuara ketika kulepas bibirku di bibirnya, ku masukkan batang kontolku ke dalam mulutnya. Sambil kujambak rambutnya dan kumaju-mundurkan kepalanya.

"Ouuhh, mm.", aku melenguh keenakan, di penisku.
Aku merasakan penisku basah, dan dingin di dalam mulut Vina. lalu kubopong gadis itu ke atas tempat tidurku. Setelah mengunci pintu. Aku kembali ke tempat tidurku yang cukup besar. Kutelepon Irfan, temanku untuk membantu menyetubuhi si Vina. Tak lama kemudian, temanku Irfan. Mereka senang sekali kuajak.

Setelah kuikat kedua lengan vina ke masing-masing sudut ranjang, sedangkan kedua kakinya dipegangi kedua Irfan. Kulepaskan satu persatu pakaian Vina, hingga akhirnya Vina hanya memakai Celana Dalam putih dan BH kremnya. Payudaranya menyembul di bagian atas BH-nya. Kulit payudara Vina putih sekali, kontras dengan warna BH-nya. Melihat keadaan tubuh gadis itu, nafsuku menjadi naik. Kontolku menegang, tapi aku masih bisa menahan diri. Tapi tanganku mulai meraba-raba seluruh bagian tubuh gadis itu. Pahanya yang putih mulus sekali, terasa lembut sat ku elus-elus, dan empuk saat kuremas-remas sambil kujilati hingga pahanya basah oleh air liurku.

Setelah melakukan semua itu, Aku melepaskan semua pakaianku hingga telanjang bulat dengan kondisi kontolku yang udah tegang. Tanpa membuang waktu kudekati Vina yang masih memohon agar dilepaskan. Vina berusaha memberontak Tapi dengan cepat kedekap tubuh gadis itu, dekapanku cukup kuat, Vina hanya bisa terisak-isak menangis. Gadis itu seakan tak berdaya ketika Aku mulai meremas-remas payudaranya yang lumayan besar dan kenyal itu dengan masih dibungkus BH-nya. Sambil menikmati musik house, Lama kelamaan aku menjadi tambah bernafsu, dengan kasar kutarik BH gadis itu dan kulemparkan. Di depan mataku terpampang payudara gadis itu yang putih dengan puting mungil merah muda yang indah sekali Aku meremas-remas payudara gadis Chinese itu dengan sekuat tenaga.

"Aakkhh, saakkii..iitt. Ndi, sakkii. it, ampuu..unn. Ndii", Vina meraung-raung kesakitan.
Dadanya menempel erat kedadaku dan akupun merasa ada daging kenyal yang hangat. Aku terus melumat bibirnya, sementara tangan kananku dengan leluasa mengelus-ngelus pahanya yang mulus dan pantatnya yang kenyal. Tangan kiriku meremas-remas payudara kirinya. Kudengar lenguhan-lenguhan kenikmatan dari Vina. Aku lepaskan mulutku dan kuciumi lehernya hingga ke payudaranya, kusedot susunya yang kiri sementara tangan kananku meremas-remas yang kanan. Kutindihi tubuhnya sambil menyedot-nyedot susunya secara bergantian. Saya jilati kedua payudaranya sambil saya gigit dengan keras putingnya yang merah itu.
"Uufh, sakii..iit, oufhh, ohh, oohh saki..iit, ohh".
Vina merintih sambil menangis sesenggukan. Sementara itu aku terusin permainan lidah aku ke arah perutnya yang rata itu, aku berhenti di bagian pusar dan konsentrasi di bagian itu sambil ngeremes bokongnya yang padat, kedua tanganku selipin ke bokongnya dan pelan-pelan aku lucuti celana dalamnya ke bawah.

Tampaklah sebuah pemandangan yang luar biasa indahnya. CD nya dan kurasakan rambut hitam yang masih jarang mengelilingi vaginanya. kuraih klitorisnya dan ku gosok-gosok dengan jari tengahku.
"Oohh, jangaann, sudaahh oufhh, jaa, ngaa, an, oohh".
Dia merintih merasakan nikmat yang dalam karena klitorisnya kugosok sementara lidahku tetap bermain menyedot-nyedot payudaranya yang besar bulat kencang itu, seakan-akan menantang ke arahku. Kupegangi bagian bawah payudara Vina, mulutku menciumi dan mengisap-isap kedua puting susu Vina secara bergantian. Buah dada Vina yang sebelah kanan menjadi sasaran mulutku. Buah dada Vina yang gemuk itu hampir masuk semuanya ke dalam mulutku dan mulai kusedot-sedot dengan lahap.

"Aakkhh, ouughh, sakkii..iitt,". tiba-tiba Vina berteriak keras sekali karena sebagian besar payudaranya yang masuk kedalam mulutku, aku kunyah-kunyah susu kanannya seperti mengunyah daging.
Aku merasakan ada kulit payudara Vina yang sobek, sehingga darah susunya keluar. Dan kutelan sebagian darah susu Vina yang keluar. Lidahku kumainkan pada puting susu Vina yang bereaksi menjadi keras sekali. Terasa sesak napas Vina menerima perlakuanku pada kedua buah dadanya. Badan Vina terasa makin lemas dan dari mulutnya terus mengeluarkan erangan,

"Ssshh, sshh, aahh, aahh, sshh, sshh, jangaann, suudaahh.. aku mohoonnn".
Vina terus mengerang. mulutku terus berpindah-pindah dari buah dada yang kiri, ke yang kanan, mengisap-isap dan menjilat-jilat kedua puting buah dada Vina secara bergantian selama kurang lebih lima belas menit. Tubuh Vina benar-benar telah lemas menerima perlakuanku ini. Matanya terpejam pasrah dan kedua buah dada dan putingnya telah benar-benar mengeras. Aku mulai maraba bulu-bulu halus yang tumbuh lebat di vagina Vina. Ia mulai merintih lagi menahan rangsangan pada vaginanya.

Irfan tidak tahan dengan pemandangan indah itu. Ia lalu memegang kepala Vina, kemudian melumat bibirnya yang tipis dengan bulu-bulu halus di antara bibir dan hidungnya. Mulut irfan mulai menjilati leher Vina, lalu turun ke dadanya. Terasa oleh Vina mulut Irfan menghisapi puting susunya pertama yang kiri lalu sekarang pindah ke kanan. Kemudian Vina menjerit ketika Irfan mengigit puting susunya sambil menariknya dengan giginya.
"Diem, Jangan berisik", Irfan menampar pipi kiri Vina dengan keras, hingga berkunang-kunang.
Vina hanya bisa menangis sesenggukan.
"Gue bilang diem. dasar", sembari berkata itu si Gondrong menampar buah dada Vina, sampai sebuah cap tangan berwarna merah terbentuk di payudara kiri Vina.

Lalu Irfan melepas celana jeansnya dan kemudian Cdnya. Irfan menduduki kedua susu Vina. Lalu ia mencoba membuka mulut Vina, dan mengarahkan kontolnya dan menggesek-gesekkan kepala penisnya di bibir Vina. Lalu ia menampar-nampar kedua pipi Vina sampai memerah. Tanpa mendapat perlawanan yang berarti dari Vina, kepala penis Irfan telah terjepit di antara kedua bibir mungil Vina, Akhirnya Mulut Vina terbuka, dengan memaksa, Irfan menarik kepalaVina akhirnya penisnya masuk juga kedalam mulut Vina. Benda itu hanya masuk bagian kepala dan sedikit batangnya saja ke dalam mulut Vina yang kecil, itupun sudah terasa penuh benar.

Vina hampir sesak nafas dibuatnya. Vina dipaksa menjilat dan menyedoti penis Irfan, jika menolak Irfan akan terus menampar pipi Vina. Karena tidak tahan Vina mulai menjilati penis Irfan.
Dia langsung mendesah pelan"Aakkhh, aakkhh.", sambil ikut membantu Vina memaju-mundurkan penis saya di dalam mulutnya.
"Aakk, akk, nikmat sayyaangg".
Kelihatan Vina bekerja keras, menghisap, mengulum serta mempermainkan batang itu keluar masuk ke dalam mulutnya.

Tak lama kemudian penis Irfan menyemburkan spermanya banyak sekali di dalam mulut Vina.
"Ooohh, oouuh", Irfan melenguh panjang, merasakan nikmat berejakulasi di mulut gadis Chinese yang cantik dan putih ini.
Vina terpaksa menenggak seluruh sperma Irfan, sedangkan sisanya meluber keluar membasahi bibir dan dagunya. Vina semakin mendesah-desah karena kemaluannya kujilati dengan buasnya. Apalagi tanganku saat itu tidak lepas meremas-remas payudara gadis itu.

Kubuka lebar pahanya kudekatkan ujung kontolku ke arah selangkangan gadis itu yang masih menggunakan celana dalam. Kugesek-gesekkan kontolku di sekitar liang memek gadis itu. Vina merasakan adanya sesuatu yang meraba-raba kemaluannya. Tiba-tiba Vina teriak keras sekali. Tapi dengan cepat kedekap tubuh gadis itu. Batang kemaluanku yang besar dan panjang ini aku coba kumasukkan dengan paksa ke liang kemaluan Vina yang masih sangat sempit, Ketika penisku merobek keperawanannya, ia berteriak kesakitan sambil mengangis, dan aku merasakan penisku telah dibasahi oleh darah segar keperawanannya, tapi aku tidak ambil peduli. Dari wajah Vina terlihat dia menahan sakit yang amat sangat.

Sementara itu si Irfan dengan ganasnya beradu lidah dengan Vina sambil tangannya turut bekerja meremas dan memilin-milin puting susunya yang masih kecil. Aku masih asyik memaju-mundurkan pantatku dengan cepat. Aku mengebor memeknya dengan kecepatan tinggi sambil kedua tanganku meremas pahanya yang putih mulus dan pantatnya yang sekal, Tangisan Vina semakin keras meraung-raung. Akhirnya tubuh Vina mengejang sampai bergetar. Air mani Vina mengalir melalui rongga vaginanya mengguyur penisku yang tertanam di dalam vaginanya. Sedangkan aku masih menjilati payudaranya, dia mengalami orgasme hebat beberapa saat sampai akhirnya melemas tangisannya samar-samar menghilang.

Lalu kubalik tubuhku, sehingga posisi tubuh Vina sekarang berada diatasku. Dengan posisi berbaring, kupeluk punggung Vina sambil menaik-turunkan pantatnya sehingga aku merasa semakin nikmat karena pijitan vaginanya. Aku semakin mempercepat gerakan sehingga membuat adegan yang kami lakukan semakin panas karena Vina terus meronta sambil mendesah. Aku terus memompa liang peranakannya dari bawah, sambil kedua tanganku mencengkram dan meremas dengan kasar kedua buah bongkahan pantat Vina yang padat sekali. Tangan Irfan masih memainkan puting susu Vina sambil sesekali menarik-narik payudaranya yang kenyal itu.

Setengah jam terus berlalu dan aku mulai merasakan seolah-olah akan ada ledakan dalam diriku dan Vina. Aku mengetahui bahwa dia akan klimaks lagi karena Vina semakin kuat mendesah, kupercepat menggenjot tubuhnya. Aku semakin tidak tahan dan kusemprotkan cairan kejantananku ke dalam liang kewanitaannya dan di saat yang bersamaan pula, Vina berteriak dengan disertai getaran hebat sambil seluruh tubuhnya mengejang. Penisku terasa seperti sedang di"pipis"in olehnya karena ada cairan yang mulai membasahi penisku. Vina mengalami orgasmenya yang kedua. Setelah 46 menit kami bersama-sama melepaskan nafsu

Lalu Irfan mendekati tubuh Vina, ia menarik pinggul Vina.
"Ampun. sudaahh, jangan terusin, biarkan saya pulang" rengek Vina sambil minta belas kasihan.
"Heh.. diam kamu" hardik Irfan.
"Ayo nungging, aku mau liat memek dan pantat seksi kamu dari belakang".
Irfan mengangkat pinggul Vina sehingga posisi Vina sekarang nungging.
"Hahaha. begitu manis. Waw.. bagus sekali pantat kamu", sambil Irfan mendekatkan mulutnya ke memek Vina.
Dengan jari Irfan menusuk memek Vina yang menggelinjang menahan sesuatu.

Dan Irfan dengan buasnya, menjilatin anus Vina yang berwarna kemerah-merahan. sambil sesekali ujung lidah Irfan dimasukin ke lubang anus cewek chinese itu dan menjilatinya. Tanpa disadari oleh Vina. apa yang akan dilakukan Irfan selanjutnya.
Sekonyong-konyong Vina menjerit"Aauu. aauu. aakhh".
Rupanya penis Irfan telah menembus lubang memek Vina yang sudah basah dipenuhi lendir kenikmatan dan spermaku. Dengan buasnya Irfan menggenjot terus memek Vina dari belakang (doggy style) Vina hanya bisa merasakan sakit di liang kemaluannya karena di sodok2 dengan penis Irfan yang besar dan panjang. Sambil kepala dan payudaranya terayun-ayun karena sodokan penis Irfan, Vina memohon ampun.

"Ampun, sakit sekali, aauu. sudah pak, sakit.. sakiitt".
Vina terus memohon sambil berlinang air mata, mendapat perlakukan kasar dari Irfan. Makin lama Irfan makin keras mendorong-dorong memek Vina, dengan desisan panjang.
"Sstt. sstt. aahh".
Irfan menahan nikmat luar biasa.
"Nich. aku mau keluar. ayo cepet goyangin pantat kamu.. plak.. plak.." sesekali Irfan menampar pantat indah milik Vina, sehingga pantat Vina mulai memerah.
"Aahh. sakiitt, huuhh. aach".
Sambil mendorongkan penisnya, sekali hentak keluar sperma Irfan memenuhi liang vagina Vina.
"Aachh.. ccroott, crrott, gue, semprot. lobang, loe.. bangsatt".
Irfan mengumpat. lalu Irfan menarik penisnya. darah bercampur air mani Irfan dan Vina keluar mengalir membasahi paha Vina yang masih tegak. Lalu Irfan berbaring di samping tubuh Vina yang setengah tidak sadar.

setelah istirahat sejenak nafsu kami mulai naik kembali.
"Fan coba kita main berdua"
Irfan mengambil posisi tidur sedangkan Vina didudukan diatas tubuhnya, sambil penis Irfan diarahkan ke lubang Vagina Vina. Vina dengan mimik muka memohon ampun, Irfan makin tambah beringas. Akhirnya sekali dorongan tembuslah memek Vina yang selama ini dia rawat, sekarang di koyak-koyak oleh Irfan kembali. 2 orang yang sangat kehausan sex.
"Aduuhh.. sakkiitt. sudahh. kumohoonnn" Vina menjerit kesakitan.
Namun Irfan tidak mempedulikan rintihan dari mulut Vina, dia makin kasar menyodok-nyodokan penisnya sementara itu aku telah berdiri di atas mereka berdua, dan mendorongkan tubuh Vina untuk amBLi posisi membungkuk, dan dengan kasar jariku mulai meraba-raba pantat Vina yang montok putih mulus sambil mempermainkan jari tengahku untuk mengobel lubang anus Vina.

"Waw.. Rupanya anusnya masih perawan nih. lobangnya kecil banget" seruku sambil mengarahkan batang penisku ke anus Vina.
Setelah mengolesi handbody pada batang penisku agar tidak lecet, aku berusaha memasukan penisku ke lubang anus Vina.
"Vin pantat loe gue sodomi ya? pantat loe montok banget sih. Pasti jepitannya kenceng nih", Aku berteriak kepadanya sambil meremas pantatnya yang putih sekali.
"Jangan. jangan. ampun. jangan disitu. Ndii. sakiitt. periihh" jerit dan ratapan Vina dengan nada memelas.
Tapi aku tidak mempedulikan rintihan Vina, makin keras aku memasukan batang kemaluan aku. Untuk beberapa saat memang sulit bagi penisku untuk berhasil masuk, karena memang lubangnya sangat sempit.

Namun aku penasaran untuk segera melesakkan batang kemaluanku ke dalam duburnya. Dan akhirnya setelah berusaha membuka pantat Vina, tembuslah lubang anus Vina disodok batang kemaluanku. Rasa sakit tiada tara kembali dirasakan didaerah selangkangannya. Setelah itu pantat Vinapun kusodok-sodok dengan keras, kedua tanganku meraih payudara Vina serta meremas-remasnya. Setengah jam lamnya aku menyodomi Vina, waktu yang lama bagi Vina yang semakin tersiksa itu. Lubang dubur Vina terus menerus mengeluarkan darah melalui sela-sela penisku yang tertanam dipantatnya.

"Eegghh, aakkhh, oohh", dengan mata merem-melek serta tubuh tersodok-sodok dari atas dan bawah, Vina merintih-rintih.
Sementara itu kedua payudaranya diremas-remas oleh kedua tanganku. Sedangkan Irfan dengan asyiknya menyodok-nyodok memek Vina dari bawah. Lengkaplah sudah dua lobang yang berdekatan telah di tembus oleh dua batang penis aku dan Irfan yang haus sex. Vina hanya bisa meringis menahan sakit yang luar biasa karena selama ini ia tidak pernah menahan rasa sakit seperti itu.

"Ndi, ayo kita sudahi permainan ini bareng, loe sodok dari atas, gue sodok dari bawah dan kita koyak memek dan dubur cewek ini, dan kita penuhi dengan pejuh kita", Irfan menyeru.
Beberapa menit kemudian kami berdua mengerang menahan nikmat yang luar bisa, dan hampir bersamaan kami memuncratkan sperma berbarengan.
"Aachh., keluuarr.. hhmm.. sstt. nikmat sekali"
"Ooohh." Vina mengerang merasakan air mani kami membanjiri liang dubur dan vaginanya.
Setelah berhenti sejenak kami akhirnya terkulai, begitu juga Vina yang terhimpit oleh kedua pria yang telah menggaulinya hanya bisa tergolek lemas sambil menangis sesenggukan meratapi nasibnya yang malang.

Kami sempat mengabadikan persetubuhan kami melalui handycam milik Irfan. dan kami berjanji tidak akan menyebarkannya ke internet, asalkan Vina tutup mulut dan bersedia kami setubuhi. Sampai sekarang aku dan irfan masih sering menyetubuhi tubuh Vina. Kami salurkan hasrat sex kami yang besar ini dengan mengoral mulut Vina, menyodomi pantatnya, dan mengebor memeknya. Hingga sekarang kedua payudara Vina semakin besar, karena terlalu sering kami remas-remas dan kami sedoti. Ukuran branya sekarang 38B, dan puting susunya merah melebar. Setelah persetubuhan, kami selalu meminumkan pil anti Hamil ke Vina. Sampai sekarang Vina tidak merasakan gejala-gejala kehamilan.




»» Baca selengkapnya.....